Penajam, Satu Indonesia – Pusdalops BPBD Kabuoaten Penajam Paser Utara (PPU) melaporkan bahwa Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko Kecamatan Penajam digenangi banjir hingga setinggi 60 cm usai diguyur hujan mulai Minggu (20/4/2025) malam hingga Senin (21/5/2025) dini hari.
Akibatnya, 181 rumah dan 622 warga terdampak atas kejadian ini.
Dalam laporannya pada Senin (21/4/2025), Kepala Pelaksana BPBD Kab. Penajam Paser Utara, M. Sukadi Kuncoro mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dan mengerahkan Tim BPBD PPU langsung menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan semua unsur terkait.
“Tim melakukan pendataan dan identifikasi di wilayah terdampak dan melakukan evakuasi orang dan barang-barang berharga warga,” ungkapnya.
Taj hanya itu, pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan konsumsi untuk korban terdampak.
“Melakukan pemantauan TMA di lokasi banjir,” tambahnya menjelaskan.
Sebelumnya, BMKG merilis peringatan dini bahwa pada Minggu (20/4/2025) pukul 20.39 WITA dan pukul 22.08 WITA serta pada Senin (21/4/2025) pukul 01.02 WITA. Menurut rilis tersebut, akan terjadi hujan sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi disertai kilat/petir dan angin kencang di Wilayah Kecamatan Penajam.
Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi terjadi pada Minggu (20/4/2025) pukul 21.30 WITA hingga Senin (21/4/2025) pukul 02.00 WITA di wilayah Desa Bukit Subur mengakibatkan meluapnya air sungai/drainase dan berdampak pada naiknya permukaan air pada rumah warga yang berada di pada area rendah dan sekitar bantaran sungai.
Tak hanya genangj rumah warga, 1 unit jembatan dilaporkan mengalami rusak berat. Jembatan ini diketahui sebagai akses utama warga RT 04 Kelurahan Riko baik ke permukiman maupun ke perkebunan warga dan juga sebagai akses utama dalam mengangkut hasil panen.
Sementara itu di Desa Bukit Subur, Musholla Baiturrahim, Musholla Al-Muslimun Musholla Al-Mutmainnah dan 2 Posyandu turut terdampak.
Secara keseluruhan kondisi terkini di wilayah terdampak banjir cenderung surut.
Redaksi

