Samarinda, Satu Indonesia – Progress Pembangunan Pasar Pagi Samarinda telah memasuki tahap akhir. Sejak dimulainya revitalisasi, diketahui sekitar 2.856 pedagang telah direlokasi ke beberapa lokasi sementara.
Kini Pemkot Samarinda berkomitmen untuk memastikan seluruh pedagang yang memiliki Surat Keterangan Tempat Usaha dan Berjualan (SKTUB) dapat kembali ke lokasi utama Pasar Pagi dengan hak dan tempat yang sesuai.
Menilik lebih jauh, progres pembangunan tahap pertama Pasar Pagi pada Januari lalu telah mencapai lebih dari 96 persen dan saat ini di bulan April sudah memasuki tahap kedua atau tahap akhir.
Pembangunan Pasar Pagi sendiri dilakukan dalam dua tahap dengan anggaran sekitar Rp477 Miliar, terdiri dari Rp325 Miliar untuk tahap pertama dan Rp152 Miliar tahap kedua.
Wajah baru Pasar Pagi yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota ini terlihat dihiasi dengan ornamen khas Kalimantan di bagian dinding luar pasar.
Namun sebelum dibuka kembali, Pemkot akan melakukan evaluasi menyeluruh dan berdiskusi langsung dengan para pedagang agar proses relokasi berjalan tertib dan tanpa gejolak.
Dalam keterangannya, Kamis (10/4/2025), Wali Kota Samarinda Andi Harun menargetkan Pasar Pagi akan mulai bisa digunakan kembali pada bulan Juni 2025 ini.
“Kami targetkan bisa mulai digunakan sekitar bulan Juni mendatang, tapi tentu perlu cek ulang apakah masih ada kekurangan,” ujar Andi Harun.
Wali Kota Andi Harun menekankan pentingnya diskusi bersama para pedagang untuk menghindari polemik seperti sebelumnya.
“Kita juga akan diskusi dengan pedagang. Lalu kita persiapkan secara baik rencana penempatan kembali supaya tidak terjadi lagi kegaduhan-kegaduhan yang tidak penting,” tuturnya.
Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda merupakan proyek pembangunan pasar tradisional menjadi pasar modern dengan tujuh lantai.
Saat ini Pemkot Samarinda tengah fokus pada tahap penyempurnaan akhir serta persiapan teknis sebelum pasar dibuka kembali untuk aktivitas perdagangan.
Penyempurnaan tersebut mencakup pemasangan lift, eskalator, serta penyekatan kios yang menjadi bagian penting dari wajah baru Pasar Pagi yang modern dan tertata.

