Minggu, Juni 14, 2026
No menu items!

BMKG Kaltim Imbau Warga Waspada Potensi Hujan hingga 10 April

Samarinda, Satu Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda memperkirakan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi mengalami hujan hingga 80-90 persen.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor di Samarinda pada Rabu (2/4/2025) mengungkapkan bahwa potensi tersebut terjadi mulai 2 April hingga 10 April. Menyikapi hal ini warga diimbau selalu waspada terhadap potensi hujan dengan kategori menengah ini antara 50 – 150 milimeter (mm).

“Semua pihak diharap mewaspadai dampaknya seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, dan tanah longsor,juga diimbau mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, karena hujan yang turun juga berpotensi disertai petir dan angin kencang” kata Riza.

Ia menjelaskan, pada prakiraan peluang curah hujan Dasarian I April (1-10) April 2025 ini, secara umum wilayah Kalimantan Timur diprakirakan hujan pada kategori menengah (50 – 150 mm) dengan potensi berkisar antara 80-90 persen, kecuali sebagian kecil wilayah Kabupaten Kutai Barat bagian utara dan Kabupaten Mahakam Ulu bagian selatan yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori tinggi di kisaran 150 – 300 mm dengan peluang mencapai 70 persen.

Sementara prakiraan deterministik curah hujan Dasarian I April 2025 berdasarkan pemutakhiran data pada 27 Maret lalu.

“Secara umum wilayah Kaltim diprakirakan terjadi curah hujan dengan kategori menengah antara 75 – 150 mm, kecuali sebagian kecil kawasan di Kabupaten Kutai Barat bagian utara dan Kabupaten Mahakam Ulu bagian selatan yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori tinggi antara 150 – 300 mm” tambahnya.

Untuk prakiraan deterministik sifat hujan Dasarian I April 2025, “Wilayah Kalimantan Timur umumnya diprakirakan memiliki sifat hujan kategori normal antara 85 – 115 persen hingga di atas normal antara 116 – 150 persen. Kecuali pada sebagian kecil wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara bagian timur dan di Kota Bontang.

“Keduanya diprakirakan memiliki sifat hujan di kategori bawah normal antara 50 – 84 persen,” tandasnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Pro Kontra Penggunaan Empeng pada Bayi

Samarinda, Satu Indonesia – Tahukah Anda, sejak dalam kandungan bayi sudah terbiasa mengisap jari tangannya. Kebiasaan ini sering berlanjut setelah ia lahir, sehingga banyak...