Minggu, Mei 3, 2026
No menu items!

1 Orang Tewas Dalam Insiden Mobil Listrik Xiaomi yang Gunakan Mode Autopilot

Jakarta, Satu Indonesia – Sebuah insiden terkait mobil listrik telah terjadi di China pada Sabtu (29/3/2025) lalu.

Peristiwa ini terjadi pada sebuah mobil listrik SU7 buatan Xiaomi yang mengalami kecelakaan fatal di China.

Diketahui satu orang meninggal dan dua terluka dalam kejadian ini.

Pihak berwenang China menyatakan kecelakaan terjadi di Tongling, Provinsi Anhui.

Dalam rilis resmi pada Selasa (1/4/2025), Xiaomi menyebut mobil tersebut dalam mode mengemudi dengan Smart Navigate on Autopilot (navigasi canggih) sebelum kecelakaan. Mereka juga menyatakan mobil melaju dengan kecepatan 116 km/jam.

Dalam pernyataan itu, pihak Xiaomi juga menjelaskan bahwa pengemudi di dalam mobil mengambil alih dan mencoba memperlambat kecepatan.

Namun, mobil itu bertabrakan dengan tiang dengan kecepatan 97 km/jam. Dalam rangkuman yang dikirim ke kepolisian setempat, Xiaomi menyebut Navigation on Autopilot mengeluarkan peringatan risiko ada rintangan di depan.

Usaha mengambil alih secara manual, lanjut mereka, terjadi beberapa detik sebelum tabrakan. Xiaomi memiliki dua versi sistem navigasi canggih di mobil listrik SU7 mereka.

Versi yang lebih canggih dilengkapi dengan pemasangan LiDAR, yang memungkinkan fitur navigasi seperti penghindaran tabrakan dan pengenalan kendaraan khusus.

Xiaomi menyatakan mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu versi standar dari SU7, punya teknologi mengemudi canggih tanpa LiDAR.

Insiden tersebut menandai kecelakaan besar pertama yang melibatkan SU7 sejak tipe ini diluncurkan pada Maret 2024.

Diketahui sehari usai kecelakaan tersebut terjadi, saham Xiaomi turun sebanyak 5,5 persen.

TERPOPULER

TERKINI