Gaza, Satu Indonesia – Pada Minggu (30/3/2025), Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG) M. Anshorullah menjelaskan bahwa umat muslim Palestina di Jalur Gaza merayakan Hari Raya Idul Fitri 2025 pada Minggu (30/3/2025) di tengah kondisi yang sangat memilukan.
Banyak warga yang melaksanakan shalat Ied di lapangan yang dikepung oleh puing-puing bangunan yang hancur akibat pemboman Israel.
Bahkan beberapa jam setelah pelaksanaan shalat Ied, Zionis Israel kembali melancarkan serangan udara di Kota Khan Younis.
Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai puluhan lainnya. Dan kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan perempuan.
Puing-puing bangunan yang hancur akibat pemboman Israel tersebut juga termasuk bangunan masjid.
“Termasuk masjid. Misalnya di Kota Khan Younis dan Jabalia,” kata Anshorullah, dikutip Minggu (30/3/2025).
“Korban umumnya sedang berkumpul dengan keluarga setelah shalat Ied. Banyak anak-anak yang syahid masih mengenakan baju dan sepatu baru, bahkan menggenggam koin hadiah dari keluarga,” lanjutnya.
Anshorullah mengungkapkan bahwa persediaan makanan di wilayah kantong Palestina tersebut sangat minim akibat blokade Israel.
Hampir dua pekan tidak ada truk bantuan kemanusiaan yang diizinkan melintas di semua perbatasan.
Lebih lanjut Anshorullah mengatakan, di Kota Jenin, Tepi Barat, warga Palestina yang sedang berkumpul bersama keluarga ketika Idul Fitri juga ditembaki gas air mata oleh pasukan Zionis Israel.

