Jakarta, Satu Indonesia – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago marah dengan PT Sritex yang belum juga membayarkan THR kepada mantan pekerjanya saat Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Kompleks Parlemen Jakarta pada Selasa (11/3/2025).
Pasalnya, ungkap dia, Sritex memiliki 11 anak perusahaan.
“Pak Menteri Tenaga Kerja panggilan itu yang namanya pemilik Sritex, minta mereka untuk tanggung jawab, tetap harus berikan THR berapapun besarannya. Ada 11 loh anak perusahaan-perusahaan mereka itu ada 11,” tegas Ade Irma, dalam keterangannya, dikutip Rabu (12/3/2025).
Ia menegaskan, jangan sampai pekerja Sritex itu tidak dipertangungjawabkan apa yang menjadi bagian mereka yang ada di BPJS Tenaga Kerja.
“Dan itu sudah dilaksanakan, kok Sritexnya enakan ongkang-ongkang, 11 loh perusahaannya,” tambahnya.

Bahkan, lanjutnya, dia membaca kurator menyatakan bahwa, ” Ada anak perusahaan Sritex yang ikut nagih ke Sritex. Artinya kan mereka masih punya uang,” tegas Ade Irma.
“Untungnya mereka makan, tapi ketika rugi mereka serahkan semuanya kepada pemerintah. Ini ngak fair. Pak Menteri jangan diam-diam saja,. Saya marah ini terus terang, mau lebaran ini,” sambungnya.
Terus, lanjutnya menegaskan, THR-nya terhutang, “Dimana empati pemilik Sritex yang punya 11 perusahaan itu,” tukasnya.
Irma meminta kepada Menaker untuk bertindak tegas menekan PT Sritex agar segera memenuhi kewajibannya dan tidak lepas tangan tanggung jawab tersebut kepada pemerintah.
Redaksi

