Selasa, April 21, 2026
No menu items!

Buntut Surat Edaran MenPANRB, CASN dan PPPK Gelar Aksi Penolakan

Jakarta, Satu Indonesia – Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan sebanyak 894 personel guna mengamankan aksi penyampaian pendapat atau demo yang dilakukan di sejumlah titik di wilayah tersebut.

“Kami melibatkan 894 personel gabungan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Senin (10/3/2025), dilansir dari Antara.

Ia mengatakan, pengamanan akan diberlakukan situasional. Ketika massa aksi demo berjumlah banyak maka petugas yang dikerahkan pun akan diperkuat.

“Informasinya ada demo, kami melihat situasi di lapangan (untuk pengamanannya),” ujarnya.

Personel yang dikerahkan ini disebar di sejumlah titik aksi untuk mengawal jalannya aksi supaya aman dan lancar.

Lanjut Susatyo menerangkan, untuk pengalihan arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI bersifat situasional. Rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan dengan melihat perkembangan dinamika situasi di lapangan.

Dari selebaran yang ada, unjuk rasa akan digelar di tiga lokasi, yaitu di DPR RI, Kementerian Menpan RB dan aksi di depan Istana Negara.

Unjuk rasa tersebut merupakan aksi tolak penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024.

Pada aksi tersebut menuntut “Menpan RB untuk mencabut surat edaran tentang penyesuaian jadwal pengangkatan CASN/PPPK TA 2024”.

Sementara itu, aksi serupa juga dilakukan oleh ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) di Kalimantan Barat.

Aksi yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (10/3/2025). Mereka menolak kebijakan penundaan pengangkatan dan menuntut tetap dilaksanakan sesuai jadwal semula.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI