Sabtu, Juni 6, 2026
No menu items!

Thailand Masih Merajai Persaingan Pariwisata di Asia Tenggara, Indonesia ’Hanya’ Duduki Peringkat Lima

Samarinda, Satu Indonesia – Kepopuleran negara Thailand sebagai destinasi wisata memang tidak diragukan lagi. Negeri gajah putih yang terkenal indah ini kembali merajai persaingan pariwisata di Asia Tenggara.

Setelah tahun 2023 lalu posisinya digeser oleh Malaysia sebagai raja pariwisata ASEAN, pada 2024 Thailand kembali merebut gelarnya sebagai negara paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara.

Keberhasilan ini dikarenakan Thailand berhasil mendatangkan 35,5 juta wisatawan mancanegara per 2024.

Sementara negara Malaysia menyusul di peringkat kedua negara Asia Tenggara paling banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dengan 25 juta kedatangan, di mana angka itu tak sesuai target mereka sebesar 27,3 juta.

Vietnam berada di posisi ketiga dengan 17,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara, diikuti oleh Singapura di posisi keempat dengan 16,5 juta dan Indonesia menduduki posisi lima dengan 13,9 juta kunjungan.

Sisanya termasuk Kamboja dengan 6,7 juta wisatawan, Filipina dengan 5,4 juta, Laos dengan 4,1 juta, dan Myanmar dengan 1,06 juta kunjungan wisatawan mancanegara.

Peningkatan jumlah wisatawan di Thailand tercatat naik 33 persen dari tahun ke tahun. Dan sejatinya kebangkitan pariwisata Thailand didorong oleh beberapa inisiatif, termasuk pengenalan program bebas visa permanen.

Diketahui Thailand memang memberikan akses masuk bebas visa bagi warga negara dari 93 negara dan wilayah sejak Juli 2024.

Selain Asia Tenggara, negara-negara seperti Australia, Tiongkok, India, Inggris, AS, tidak perlu visa memasuki negara ini. 

Persaingan pariwisata yang semakin memanas di Asia Tenggara memang membuat negara-negara Asia Tenggara berusaha untuk menarik wisatawan mancanegara dengan melonggarkan kebijakan visa.

Malaysia baru-baru ini juga memperpanjang visa gratis bagi pelancong China dan India hingga 2026, sementara Vietnam akan menawarkan perjalanan bebas visa selama 45 hari bagi warga negara Polandia, Ceko, dan Swiss dalam paket wisata mulai 1 Maret 2025.

Selain itu, Kamboja ikut melonggarkan kebijakan visa dengan mengurangi biaya e-visa bagi wisatawan sejak Januari 2025.

Prestasi lainnya dari Thailand yaitu negara ini berhasil menempati posisi ke-29 dalam daftar US News 2023 Best Countries, dinilai dari berbagai aspek seperti pengaruh budaya, kewirausahaan, hingga kualitas hidup.

Bangkok, ibu kota mereka yang penuh daya tarik ini, juga baru saja dinobatkan sebagai kota terbaik di kawasan Asia-Pasifik oleh majalah regional terkemuka. Tak ketinggalan, pulau-pulau eksotis seperti Phuket dan Samui juga berhasil menempati peringkat tinggi di antara destinasi pulau terbaik di sekitarnya.

Pengakuan lainnya datang dari CEOWORLD yang menjuluki Thailand sebagai negara terbaik untuk dikunjungi seumur hidup pada tahun 2024, sementara BeachAtlas memasukkan Maya Beach di Phuket sebagai salah satu dari lima pantai terbaik di dunia.

Dengan berbagai penghargaan yang telah diraih, pemerintah Thailand semakin memperkuat komitmennya untuk memajukan sektor pariwisata. Berbagai langkah strategis telah disusun guna menarik lebih banyak wisatawan pada tahun 2025.

Inisiatif ini meliputi kampanye khusus untuk mendorong kunjungan wisata selama musim sepi, serta promosi pariwisata di provinsi-provinsi yang kurang dikenal, dengan tujuan memastikan manfaat pariwisata tersebar lebih merata di seluruh wilayah Thailand.

TERPOPULER

TERKINI