Minggu, Juni 14, 2026
No menu items!

Tips Menjaga Kesehatan Selama Musim Hujan

Samarinda, Satu Indonesia – Musim hujan telah tiba. Walaupun membawa berkah air yang melimpah, tetapi juga dapat membawa tantangan kesehatan.

Cuaca yang basah dan lembab seperti di musim hujan, dapat meningkatkan risiko infeksi dan penyakit. Bakteri dan virus akan lebih mudah menyerang bila imunitas atau daya tahan tubuh Anda sedang lemah.  

Di samping itu, musim hujan dapat mempengaruhi metabolisme, sehingga membuat tubuh rentan mengalami kembung dan gangguan pencernaan.

Oleh sebab itu, menjaga kesehatan selama musim hujan menjadi sangat penting. Kita perlu memperkuat sistem imun agar terhindar dari penyakit yang menjadi “langganan” saat musim hujan.

Berikut tips menjaga kesehatan selama musim penghujan:

1. Menjaga Pola Makan

Asupan gizi yang seimbang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Memastikan asupan gizi harian dapat dilakukan dengan memperhatikan pola makan yang sehat dan tepat. Pastikan Anda mengonsumsi makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, serta minum air putih yang cukup.

Rutinlah mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin B, vitamin C, seng, dan vitamin D. Jangan lupa untuk membatasi konsumsi gula, garam, dan minyak yang berlebih.

Selain itu, penting juga untuk mengonsumsi probiotik seperti yogurt, tahu, tempe, atau fermentasi sayuran seperti acar untuk membantu menjaga kesehatan usus agar sistem pencernaan tetap lancar.

2. Konsumsi Sumber Makanan Kaya Vitamin C

Vitamin C bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ia dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Selain itu, vitamin C juga meningkatkan pembentukan sel peningkat kekebalan, dan meningkatkan respons imunologis seluler. Untuk mendapatkan vitamin C, kamu dapat mengonsumsi buah jeruk, lemon, limau, paprika, brokoli, sayuran hijau lainnya, dan tomat. 

3. Minum Air Putih yang Cukup

Minum air putih memang tidak selalu melindungi tubuh dari kuman dan virus, tapi dapat mencegah tubuh dari  dehidrasi. Hati-hati, dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala dan menghambat kinerja fisik, fokus, suasana hati, pencernaan, dan fungsi jantung serta ginjal. Komplikasi yang diakibatkannya dapat meningkatkan kerentanan tubuh terhadap penyakit. 

Untuk mencegah dehidrasi, kamu harus minum cukup cairan setiap hari. Air putih lebih direkomendasikan karena tidak mengandung kalori, zat aditif, dan gula. 

4. Konsumsi Sumber Makanan Lemak Sehat

Lemak sehat seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun dan salmon, dapat meningkatkan respon kekebalan tubuh terhadap patogen dengan mengurangi peradangan. Mengonsumsi makanan seperti ikan berlemak dan alpukat juga dapat membantu mengurangi peradangan kronis. Meskipun peradangan tingkat rendah adalah respons normal terhadap stres atau cedera, tapi kondisi tersebut tetap dapat menekan sistem kekebalan tubuh. 

5. Rutin Berolahraga

Berbagai studi membuktikan bahwa berolahraga dapat memperbaiki mood. Selain itu, olahraga juga berperan dalam meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh. Luangkanlah waktu untuk berolahraga secara rutin agar tubuh tetap hangat, sirkulasi darah lancar, dan massa otot tetap terjaga.

Olahraga atau aktivitas fisik selama minimal 30 menit mampu mengaktifkan sel darah putih dalam tubuh kita.

6. Menjaga Kualitas Tidur

Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk menjaga tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Melansir jurnal dari National Sleep Foundation, Washington USA, rekomendasi waktu tidur per hari sesuai usia adalah:

  • Anak usia 3-5 tahun selama 10-13 jam
  • Anak usia 6-13 tahun selama 9-11 jam
  • Anak usia 14-17 tahun selama 8-10 jam
  • Dewasa usia 18-64 tahun selama 7-9 jam
  • Usia lansia lebih dari 65 tahun, direkomendasikan tidur selama 7-8 jam 

7. Mengelola Stres

Terkendala karena hujan, banjir, dan kemacetan untuk berangkat beraktivitas seperti kerja, kuliah, atau sekolah seringkali membuat stres. Manajemen stres yang baik sangat diperlukan agar tetap tenang menjalani kegiatan meski terkendala berbagai rintangan. Strategi fisik berupa relaksasi dapat diterapkan untuk menenangkan diri dari stres.

8. Mengenakan Pakaian yang Tepat Agar Tubuh Tetap Hangat

Tingginya intensitas hujan secara langsung menurunkan suhu udara. Cuaca yang lembap dan dingin selama musim hujan dapat meningkatkan risiko masuk angin dan flu. Oleh karena itu, penting untuk mengenakan pakaian yang tepat.

Pastikan Anda memiliki payung, jas hujan, dan pakaian yang dapat menjaga tubuh tetap hangat dan kering. Gunakan pakaian yang cukup tebal atau jaket. Jangan lupa untuk menyediakan pakaian ganti saat perkiraan cuaca atau langit tampak mendung saat akan keluar rumah. Selain itu, buatlah tubuh tetap hangat dengan meminum air hangat.

Hindari pakaian yang basah karena dapat menurunkan suhu tubuh dan membuat Anda rentan terhadap infeksi.

9. Segera Mandi Jika Kehujanan

Jika kamu kehujanan selama perjalanan dari luar rumah, maka sebaiknya segera mandi. Sebab air hujan yang membasahi tubuh dan pakaian bisa saja mengandung virus dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Mandi dengan air hangat juga baik untuk kesehatan.

10. Menjaga Kesehatan Saluran Pernapasan

Musim hujan sering kali disertai dengan peningkatan kelembapan dan pertumbuhan jamur. Ini dapat menyebabkan masalah pernapasan, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit seperti asma atau alergi. Gunakan masker wajah atau syal untuk melindungi saluran pernapasan Anda, terutama ketika berada di tempat-tempat dengan risiko tertinggi, seperti transportasi umum atau tempat ramai.

11. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Jagalah kebersihan tubuh dengan mandi minimal dua kali sehari.  Tidak lupa untuk selalu mencuci tangan secara baik dan benar dengan sabun dan air mengalir sebelum menyiapkan makanan, sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah ke toilet, serta setelah memegang alat, bahan, atau benda yang dipegang bersama-sama.

Selain itu, lakukan gerakan 3M rutin dengan menguras dan menutup bak air serta menimbun barang bekas atau benda yang memungkinkan menampung genangan air agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

TERPOPULER

TERKINI

Pro Kontra Penggunaan Empeng pada Bayi

Samarinda, Satu Indonesia – Tahukah Anda, sejak dalam kandungan bayi sudah terbiasa mengisap jari tangannya. Kebiasaan ini sering berlanjut setelah ia lahir, sehingga banyak...