Senin, April 20, 2026
No menu items!

Polisi Periksa Saksi Dugaan Pencabulan Balita 2 Tahun di Balikpapan

Balikpapan, Satu Indonesia – Polda Kaltim saat ini tengah melakulan penyelidikan terhadap kasus ini sempat viral dan menggemparkan dunia maya di media sosial di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kasus tersebut merupakan dugaan pencabulan terhadap balita berusia dua (2) tahun.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, sejauh piahknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap sebanyak 9 orang saksi dalam kasus ini,” ujarnya, Senin (23/12/2024).

Kesulitan Tetapkan Pelaku

Dikatakannya, dari pemeriksaan saksi yang sudah dilakukan, pihak kepolisian masih bisa belum menemukan pelaku atas pencabulan kepada korban. Namun demikian, pihak kepolisian terus berupaya untuk segera mengungkap kasus yang dialami korban balita.

Yuliyanto menjelaskan, dugaan kasus kekerasan seksual atau pencabulan ini terima Polda Kaltim sejak 4 Oktober 2024 lalu.

“Dengan korban seorang anak perempuan balita berusia 2 tahun,” jelasnya.

Lakukan Pendampingan Korban

Dikatakannya, selain melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, pihak kepolisian juga sudah melakukan pendampingan sekaligus pemeriksaan terhadap korban.

“Jadi kita sudah melakukan pemeriksaan kepada korban dengan didampingi oleh pekerja sosial UPTD PPA Balikpapan,” ungkapnya.

Pendampingan ini, katanya, harus dilakukan karena korban masih balita. Di sisi lain, dalam melakukan pemeriksaan korban juga kesulitan karena belum bisa menyampaikan apa yang terjadi pada dirinya, maka dibutuhkan pendampingan khusus dari UPTD PPA Balikpapan.

“Pendampingan terhadap korban sudah dilakukan sebanyak empat kali. Namun hasilnya belum maksimal sehingga kami akan berkoordinasi untuk meminta tenaga ahli dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),” jelasnya.

Harap Dukungan Kementerian PPPA RI

Yuliyanto berharap, Kementerian PPPA RI bisa merespon untuk membantu proses pemeriksaan terhadap korban. Karena mereka memiliki tenaga yang lebih ahli.

“Dengan demikian harapan kami mudah-mudahan peristiwa ini bisa secepatnya terungkap dan Polda Kaltim selalu senantiasa melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarga,” tandasnya.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI

Grand Final Duta Wisata Manuntung 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cetak Generasi Promotor Pariwisata Balikpapan

Satu Indonesia, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui peran generasi muda. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Grand Final Pemilihan...