Rabu, Juni 3, 2026
No menu items!

Kronologis Seorang Perempuan Ditinggal Seorang diri Malam hari di Hutan Bandung

satuindonesia.co.id, Bandung – Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung, Jawa Barat (Jabar) berhasil membantu/menyelematkan adanya seorang perempuan yang ditinggalkan di tengah hutan, di sekitar daerah Palintang.

Laporan ini berawal dari laporan Call Center Prabu, kemudian Tim Prabu Lodaya Presisi mendatangi TKP sesuai dengan Map yang dikirimkan oleh pelapor tersebut.

Kronologi kejadian bahwa perempuan tersebut berkenalan melalui medsos lewat aplikasi Tan Tan dan berjanjian untuk diajak main/jalan-jalan menggunakan kendaraan bermotor.

Berawal dari jalan cikadut hingga dibawa ke jalur hutan dan sempat diajak untuk melakukan hubungan badan, namun korban menolak dan diancam untuk ditinggalkan di tengah hutan.

Korban lantas diturunkan dan sempat diikuti oleh temannya lagi dari jauh, namun korban ketakutan dan lari, sementara temannya langsung kabur meninggalkan korban tersebut.

Atas laporan tersebut, Ipda Reza Abi Ibrahim dan sembilan anggotanya berjibaku melibas medan terjal semak-semak plus kawasan hutan pinus di daerah Palintang untuk menolong DAL (28 tahun), yang mengaku ditinggalkan seorang pria di tengah hutan.

Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung usai berhasil menemukan seorang perempuan yang ditinggalkan di tengah hutan, di sekitar daerah Palintang, Bandung, Jabar, Rabu (39)10/2024) malam | Instagram/Polrestabes Bandung.

Laporan itu, kata Reza saat dihubungi wartawan pada Jum’at (1/11/2024) mengungkapkan bahwa diterima lewat Call Center Tim Prabu sekitar pukul setengah satu.

“Jadi ngirim voice note sama kirim share loc. Daerah Palintang. Ke sanalah kita,” kata Katim 1 Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung ini, dikutip Minggu (3/11/2024).

Butuh waktu untuk menemukan perempuan 28 tahun tersebut lantaran medan dan jarak. Tim akhirnya sekitar pukul setengah tiga, Reza dan Tim menemukan DAL dalam kondisi kelelahan.

Kondisi tersebut lantaran perempuan itu telah berlari dari arah atas ke bawah di kawasan yang menurut Reza serupa trek motor trail itu. Reza mengatakan DAL juga tampak amat ketakutan.

Usai berhasil DAL ketemu, Tim terlebih dahulu membiarkan DAL agar lebih tenang dan meredakan lelahnya. Barulah komunikasi dengannya dilakukan.

DAL lantas bercerita bahwa dirinya semula kenalan dengan pria di aplikasi kencan Tan Tan. Dia diajak jalan, berangkat pada Rabu sekira pukul 23.00 WIB.

Rupanya, DAL dibawa ke kawasan Palintang, Ujung Berung, via Cikadut, yang merupakan kawasan dataran tinggi.

“Karena makin ke atas saya takut, Pak. Lalu orang yang baru saya kenal ini, ngajak berhubungan (badan). Karena saya takut saya lari,” ungkap Reza menirukan apa yang diutarakan DAL.

Disamping itu, lanjut Reza, DAL juga mengaku sempat diikuti oleh si lelaki ini bahkan setelah sempat berlari. Namun, lantaran jarak mereka cukup dekat, si lelaki kembali mengajak DAL bersetubuh tapi dia menolak. Si lelaki lantas pergi meninggalkannya.

Selepas itu, Reza pun bertanya kepada DAL apakah dia ingin membuat laporan ke polisi atau berobat kalau-kalau bagian tubuhnya ada yang terluka.

Tapi DAL mengatakan hanya ingin pulang. “Enggak Pak pokoknya saya mau pulang,” kata Reza mengatakan apa yang diutarakan DAL.

Selanjutnya Tim mengantarkan perempuan tersebut ke rumahnya di sekitar bilangan P.H.H Mustofa jalan Cikutra, Cibeunying Kaler pada Kamis (31/10/2024).

Sesuasi peristiwa ini, Rwza lantas mengimbau masyarakat agar tak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, terlebih dari media sosial.

Dia juga menyarankan agar warga Kota Bandung menyimpan nomor Call Center Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung di 081818612889.

“Jadi kalau masyarakat mengalami tidak pidana atau melihat, bisa dilaporkan. Dan pasti kita tindak lanjuti,” tandasnya.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI