Jumat, Juni 5, 2026
No menu items!

Lolos Jeratan KPK, Eddy Hiariej lagi jadi Wakil Menteri

satuindonesia.co.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej menjadi Wakil Menteri Hukum Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta pada Senin (21/10/2024).

Akademisi dan guru besar hukum pidana di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mendampingi Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya, Eddy Hiariej menjadi wakil dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Kabinet Indonesia Maju.

Setelah menjabat kurang dari tiga tahun, Eddy Hiariej akhirnya mengundurkan diri sebagai Wamenkumham pada tanggal Desember 2023 lalu lantaran tersandung dugaan kasus suap dan gratifikasi oleh komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus tersebut menyeret Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM), Helmut Hermawan serta dua orang dekat Eddy, Yogi Arie Rukmana dan Yosi Andika Mulyadi.

KPK mengklaim telah mengantongi alat bukti yang cukup untuk menetapkan Eddy Hiariej sebagai tersangka.

Sosok yang berhasil meraih gelar doktor di usia 37 tahun ini lantas tak terima ditetapkan sebagai tersangka. Eddy Hiariej akhirnya mengajukan sidang gugatan praperadilan terhadap KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Usai menjalani persidangan, hakim tunggal Estiono, akhirnya menyatakan penetapan tersangka atas Eddy Hiariej oleh KPK dinyatakan tidak sah pada Selasa (30/1/2024) lalu.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI