satuindonesia.co.id, Penajam – Pada momentum Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-60 (18/10/24), Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara (PPU) Tohar mengungkapkan bahwa ada dua poin penting terkait dengan acara tersebut, yang pertama adalah mengenai gerakan aksi bergizi yang menurutnya mudah namun tidak gampang untuk dilaksanakan, karena berkaitan dengan kesadaran diri masing – masing.
“Tadi ada gerakan aksi bergizi, nah ini mudah tetapi juga tidak terlalu gampang, ” ujarnya.
Oleh karena itu tambah dia, cara lain bisa untuk memerintahkan bantuan pihak lain untuk mengarahkan, menggerakkan dan menghimbau.
“Tetapi sulitnya kalau kesadaran tidak hadir dari diri kita masing – masing itu sulit. Oleh karena itu mari kita yang sudah paham, mulai dari diri sendiri dengan segala kesadarannya, kemudian sampaikan secara konsepsi pemahaman yang utuh kepada siapa saja disekeliling kita,” jelas Tohar.
Kemudian poin ke dua yaitu membahas mengenai makanan bergizi yang sesungguhnya tidak harus mewah, karena banyak makanan yang murah dan bergizi di lingkungan masyarakat yang baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh manusia.
“Memahamkan bawah panganan atau apapun yang istilahnya bergizi tidak harus mewah. Tuhan menciptakan alam sekeliling kita punya manfaat yang banyak, tinggal seberapa jauh pemahaman kita. Ini bisa untuk mencari tahu kemana saja sekarang itu, bisa konsultasi, bisa apa saja,” lanjut Tohar.
Diakhir sambutannya Tohar berharap kepada generasi muda agar jangan malas bergerak, jangan malas untuk mencari tahu sehingga tergambar secara kasat mata para pemuda dan pemudi yang energik.
“Anak – anak kita harus juga sadar, nah ini juga tidak mudah, kesadaran kita nanti harus korelasinya beriringan dengan situasi dan kondisi ekonomi keluarga, tetapi paling tidak di usia dini jangan malas bergerak, jangan malas untuk mencari tahu, sehingga tampilan keluar secara kasat mata itu energik, tidak loyo dan tidak layu,” pungkasnya.(ADV/PPU)
(Din/SD)

