satuindonesia.co.id, Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), bakal melakukan pemasangan sedikitnya 3.000 Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan desa di wilayah yang juga dikenal dengan Benuo Taka.
Pasalnya, masih minimnya penerangan jalan di sejumlah wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara, dikhawatirkan memicu terjadinya kecelakaan dan kriminalitas jalanan.
Informasi ini disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun di Penajam pada Kamis (22/8/2024).
“Saat ini sedang lakukan pengecekan lapangan untuk titik pemasangan PJU di 54 desa dan kelurahan,” ungkap Marbun, dilansir dari Antara.
Pj Bupati meminta dinas terkait agar meningkatkan pengawasan pelaksanaan pemasangan PJU, sehingga pekerjaan bisa selesai sampai akhir tahun anggaran 2024.
“Pemasangan PJU perlu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang lakukan aktivitas di malam hari,” tambahnya.
Pemasangan sekitar 3.000 PJU di wilayah desa dan kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai upaya meningkatkan keamanan wilayah dan meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas pada malam hari.
Pemasangan PJU di setiap desa dan kelurahan dilakukan Pemkab Penajam Paser Utara tersebut, kata dia, untuk memenuhi aspirasi masyarakat menyangkut penerangan jalan umum di wilayah masing-masing.
“Dengan pemasangan penerangan jalan itu, agar tidak ada lagi desa dan kelurahan yang gelap gulita,” imbuhnya.
Pj Bupati membeberkan, pemasangan PJU dilakukan pemerintah kabupaten tak terlepas dari permintaan warga di masing-masing desa dan kelurahan.
Dengan demikian, lanjut Marbun menuturkan bahwa anggaran yang disiapkan untuk pemasangan PJU di wilayah desa dan kelurahan tersebut lebih kurang Rp100 miliar pada APBN Perubahan 2024.
Redaksi

