satuindonesia.co.id, Nusantara – Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia HE Sten Frimodt Nielsen mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin (6/5/2024).
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik bersama Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Pj Bupati PPU turut mendampingi dan memamerkan konsep pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Kami bersama Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud memperlihatkan konsep pembangunan IKN yang smartforest city (kota pintar dan hijau),” kata Akmal Malik, setibanya di dermaga pelabuhan Semayang Balikpapan, mengutip AntaraKaltim, Senin (6/5/2024).
Guna melihat langsung pembangunan IKN, Dubes Denmark menikmati jalur maritim. Yakni, menggunakan kapal dari Pelabuhan Semayang.
Rombongan sempat mengunjungi kawasan tertinggi di Ibu Kota Nusantara, yaitu Glamping IKN. Tempat persinggahan dimana Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginap jika mengunjungi IKN.
Selain itu, Frimodt Nielsen juga melihat kecanggihan teknologi yang akan diterapkan di IKN, serta miniatur hutan hujan tropis IKN.
“Kami sampaikan bahwa pemindahan IKN ini merupakan kebijakan yang bagus dan dijelaskan juga konsepnya tidak merusak hutan, seperti apa yang dipikirkan orang-orang,” tegas Akmal.
Setelah mendapatkan penjelasan, Pj Gubernur tentu saja berharap Dubes Denmark bisa mengabarkan kepada Negara Eropa bahkan dunia seperti apa konsep pembangunan IKN dan perkembangannya.
“Kami juga sampaikan bahwa IKN ini dipindah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia,” ungkap Dirjen Otda ini.
Selainnl itu, harapan ke depan dari hasil kunjungan Duta Besar Denmark. Peluang bagi Negara Eropa untuk menanamkan modal atau berinvestasi di Ibu Kota Nusantara.
“Ini mereka baru pertama ke IKN, kami berharap ini menjadi pintu untuk mereka melakukan investasi disini,” pungkasnya.
Redaksi

