Kamis, Oktober 1, 2026
No menu items!

Pencarian Korban Kapal Virgo Transport 8 Diperluas Melalui Jalur Darat di Kabupaten Seruyan

Palangka Raya, Satu Indonesia – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8.

Dimana pencarian tidak hanya dilakukan melalui jalur laut, tetapi juga diperluas melalui penyisiran darat di wilayah Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Untuk di sektor laut, SRU I menggunakan RBB berada di Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan. Personel dan peralatan dalam kondisi aman, Sementara SRU II menggunakan RIB 02 Palangka Raya berada di Pos TNI AL Kumai.

Sebagian personel SRU II tetap bersiaga di Pos TNI AL Kumai, sedangkan personel lainnya bergerak menuju RBB di Sungai Perlu untuk memperkuat pelaksanaan operasi SAR.

SRU III di fokuskan untuk Pencarian darat di pesisir pantai dengan melibatkan unsur sar gabungan antara Basarnas, TNI AL, Ditpolair Polda Kalimantan Tengah dan Satpolair Polres Seruyan.

Untuk mendukung mobilitas selama penyisiran darat, personel menggunakan kendaraan roda dua, sehingga dapat menjangkau sejumlah area yang menjadi sasaran pencarian.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), oleh Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan memperluas sektor operasi, baik melalui jalur laut maupun darat.

“Pencarian pada Selasa, 29 September 2026, tidak hanya dilakukan di sektor laut. Tim SAR Gabungan juga melaksanakan penyisiran melalui jalur darat di wilayah Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan. Langkah ini dilakukan untuk memperluas cakupan pencarian dan menindaklanjuti setiap kemungkinan lokasi keberadaan korban,” ujar Kepala Basarnas di Palangka Raya, Selasa (29/9/2026).

Syafii menegaskan bahwa seluruh unsur SAR yang terlibat terus berkoordinasi dan menyesuaikan pergerakan berdasarkan perkembangan operasi di lapangan.

“Kami mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia. Pencarian akan terus dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi di lapangan serta keselamatan personel yang melaksanakan operasi,” tegasnya.

Hingga Selasa 29 September 2026, Tim SAR Gabungan telah meng evakuasi 18 Paket mencakupi wilayah Seruyan, Kotawaringin Barat serta Sukamara.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI