Penajam, Satu Indonesia – Sosialisasi bertajuk “Dari Pekarangan Jadi Penghasilan: Cara Ibu Rumah Tangga Meraih Cuan Lewat Konten Berkebun” digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Penyuluhan KB Kecamatan Penajam pada Rabu (5/8/2026), dengan menghadirkan konten kreator Emah Marsela sebagai narasumber.
Emah Marsela dikenal lewat berbagai konten edukatif mengenai berkebun yang dibagikannya melalui sejumlah platform media sosial, di antaranya TikTok, Instagram, Facebook, hingga Shopee.
Melalui pengalaman yang dimilikinya, Emah Marsela memberikan berbagai tips untuk memanfaatkan pekarangan rumah agar dapat menghasilkan produk bernilai ekonomi. Selain itu, ia juga membagikan cara membuat konten digital yang menarik dan memiliki peluang menghasilkan pendapatan.
Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Kepala DP3AP2KB PPU, dr. Jansje Grace Makisurat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menginspirasi para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan sebagai lahan berkebun sekaligus mengolahnya menjadi konten kreatif di media sosial yang berpotensi mendatangkan penghasilan.
“Harapannya, ibu-ibu dapat mengadopsi atau bahkan mengembangkan ide-ide yang telah disampaikan sehingga pekarangan rumah tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan melalui konten media sosial,” ujar Grace Makisurat.
Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari ibu rumah tangga serta kalangan generasi muda. Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti materi, mulai dari langkah awal membuat konten hingga strategi memanfaatkan media sosial sebagai media promosi sekaligus sumber pendapatan.
Melalui kegiatan ini, DP3AP2KB PPU berharap dapat menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi keluarga dengan mengoptimalkan potensi yang ada di lingkungan rumah. Selain meningkatkan kemampuan berkebun, para peserta juga diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk membuka peluang usaha serta menambah pendapatan keluarga.
(MH/Nisrina Aulia)

