Samarinda, Satu Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Timur akan mengalami curah hujan kategori rendah pada dasarian III Juni 2026 atau periode 21–30 Juni 2026.
Dalam keterangannya, Minggu (21/06/2026), Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor menjelaskan curah hujan pada periode tersebut umumnya berada pada kisaran 0–50 mm dengan peluang kejadian hujan lebih dari 80 persen.

Meski demikian, sejumlah wilayah diprakirakan berpotensi mengalami curah hujan kategori menengah. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Mahakam Ulu, sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara bagian barat, Kabupaten Berau bagian barat, sebagian Kabupaten Kutai Barat, serta Kabupaten Kutai Timur bagian barat. Di wilayah-wilayah tersebut, curah hujan diperkirakan berada pada kisaran 50–150 mm dengan peluang kejadian hingga 60 persen.
“Curah hujan menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Timur diprediksi akan mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0–50 mm,” ujar Riza.

Namun wilayah Kabupaten Mahakam Ulu, sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara bagian barat, Kabupaten Berau bagian barat dan sebagian Kabupaten Kutai Barat berpotensi mengalami curah hujan kategori Menengah (50 – 75 mm).
Selain itu, BMKG juga memprakirakan sifat hujan di Kalimantan Timur pada periode tersebut secara umum berada pada kategori bawah normal, yakni berkisar 50–84 persen.
Sementara itu, kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) di Kalimantan Timur umumnya berada pada kategori sangat pendekhingga pendek, yaitu berkisar 1–5 hari sampai 6–10 hari. Durasi hari tanpa hujan terpanjang tercatat di Sambaliung, Kabupaten Berau, yakni selama 7 hari berturut-turut.

