Sabtu, Mei 16, 2026
No menu items!

128 CPNS Kutai Timur Resmi Menyelesaikan Latsar Angkatan 116-118

Sangatta, Satu Indonesia – Sebanyak 128 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan 116, 117, dan 118 resmi menuntaskan pendidikan dan pelatihan dasar.

Penutupan kegiatan Latsar CPNS tersebut berlangsung di Aula Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Kamis (13/05/2026).

Latsar CPNS sendiri berlangsung selama tiga bulan tiga hari, dimulai pada tanggal 9 Februari hingga 13 Mei 2026. Selama 93 hari, para peserta mengikuti pelatihan setara 673 jam pelajaran (JP).

Peserta berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, termasuk kecamatan dan rumah sakit tingkat kecamatan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam Berbagainya membagikan pengalaman hidup saat pertama kali menjadi PNS sebagai guru dengan golongan III/a yang ditempatkan di Kecamatan Muara Ancalong.

Ia mengenang gaji pertamanya sebagai PNS yang hanya sebesar Rp160 ribu per bulan. Apalagi di masa kecilnya, ia pernah merasakan sulitnya kondisi pangan hingga harus mengonsumsi nasi bulgur yang berbau menyengat.

“Direndam cukup lama pun tetap bau. Terpaksa harus dimakan, sebab kalau tidak dimakan ya kelaparan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kalimantan Timur, Nina Dewi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya BKPSDM Kutim, atas kolaborasi dan sinergi dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi ASN melalui program Latsar.

“Alhamdulillah akhirnya semuanya bisa lulus 100 persen, meski di belakang layar perjuangannya berdarah-darah,” ujarnya.

Nina Dewi menegaskan, selama mengikuti Latsar, para peserta telah dibekali berbagai materi dan nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pengabdian sebagai aparatur sipil negara.

“Seluruh peserta dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Hal ini dimaksudkan agar tidak hanya menjadi pegawai yang memiliki kecakapan teknis, tetapi juga berintegritas, bermental melayani, dan berjiwa nasionalis,” tegasnya.

Di sisi lain, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, Jauhar Efendi, menilai pesan yang disampaikan Bupati Kutai Timur menjadi pengingat bagi para CPNS untuk senantiasa bersyukur atas capaian yang diraih, termasuk terkait kondisi tunjangan peningkatan penghasilan (TPP) yang mengalami penyesuaian akibat kondisi keuangan negara dan daerah.

Pada kesempatan tersebut, panitia penyelenggara juga mengumumkan peserta terbaik atau peringkat lima besar dari masing-masing angkatan yang menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Peringkat pertama Angkatan 117 diraih oleh Puji Cahyani dari Dinas Permukiman. Ia dinilai layak meraih peringkat pertama karena menunjukkan konsistensi dan kesungguhan sejak Seminar Rancangan hingga Seminar Laporan Aktualisasi.

Untuk peringkat pertama Angkatan 116, diraih ST. Rahmawati dari Inspektorat Daerah. Sementara itu, peringkat pertama Angkatan 118 diraih Hardiansyah dari Kantor Camat Bengalon.

TERPOPULER

TERKINI

5 Manfaat Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur

Samarinda, Satu Indonesia – Mungkin banyak yang sudah tahu, bahwa bangun tidur sering kali menjadi momen transisi yang menentukan bagaimana kita menjalani hari.Saat baru...