Satu Indonesia, Balikpapan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menyiapkan berbagai langkah untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan apel pasukan yang digelar guna memastikan personel, armada, serta fasilitas pemantauan lalu lintas siap beroperasi selama masa libur Idul Fitri.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Muhammad Fadli Paturahman, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai sumber daya untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
“Setidaknya kami mempersiapkan personel, tentunya mempersiapkan juga armada-armada yang ada di Dinas Perhubungan. Salah satunya mobil patroli ada delapan unit, sky lift, mobil derek, serta personel teknis lainnya yang akan bertugas di lapangan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Ia berharap berbagai persiapan tersebut dapat mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
“Harapan kami pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun ini bisa menjadi salah satu arus mudik yang aman dan lancar, tentunya dengan dukungan personel yang sudah disiapkan,” katanya.
Selain armada dan personel, Dishub Balikpapan juga mendirikan tujuh posko pengawasan lalu lintas yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko tersebut akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan instansi terkait.
“Posko ini akan bersinergi dengan posko yang dibentuk oleh Satlantas Polresta Balikpapan dan juga Polda Kaltim. Kami juga bekerja sama dengan Satpol PP serta instansi lainnya dalam rangka menjaga keamanan selama masa arus mudik dan libur Lebaran,” jelasnya.
Tujuh posko tersebut berada di kawasan MT Haryono, Mako Brimob, Kantor Dishub, Kilometer 13, Jalan Pattimura, Parkiran Kelandasan, dan Balikpapan Permai.
Untuk memperkuat pemantauan, Dishub juga mengoperasikan sistem pengawasan berbasis kamera CCTV yang terhubung dengan pusat kendali lalu lintas.
“Kami menyiapkan setidaknya 167 kamera yang siap mengawasi berbagai aktivitas lalu lintas, baik pelanggaran maupun pergerakan kendaraan. Jika terjadi sesuatu selama arus mudik, kami akan berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk melakukan pengamanan dan pengendalian,” ujarnya.
Selain itu, terdapat enam unit kamera khusus yang dipasang untuk mendeteksi parkir liar di sejumlah titik yang rawan kemacetan.
“Beberapa lokasi yang menjadi atensi terkait parkir ilegal antara lain di kawasan MT Haryono, Balikpapan Super Block (BSB), sekitar Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, serta Pelabuhan Semayang,” kata dia.
Dalam pengamanan arus mudik ini, Dishub Balikpapan menurunkan sekitar 70 personel yang akan bekerja bersama petugas dari Satpol PP dan kepolisian.
Dishub juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memperhatikan keselamatan berkendara.
“Kami mengimbau warga Kota Balikpapan yang akan mudik agar memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, jangan sampai mengemudi dalam kondisi mengantuk. Selain itu, patuhi rambu lalu lintas dan jangan parkir sembarangan agar ketertiban lalu lintas tetap terjaga,” ujarnya.
Selain pengawasan, Dishub juga menyiapkan kemungkinan rekayasa lalu lintas di beberapa titik apabila terjadi kepadatan kendaraan.
“Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas sesuai hasil analisa di lapangan. Jika diperlukan, salah satunya kemungkinan penutupan jalur masuk ke kawasan Agung Tunggal sehingga kendaraan akan diarahkan memutar ke jalur lain,” katanya.

