Satu Indonesia, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Madinatul Iman, kompleks Balikpapan Islamic Center, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (6/3/2026) malam.
Safari Ramadan diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang diikuti oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan.
Setelah salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan wali kota serta ceramah agama bertema Nuzulul Quran yang disampaikan oleh Ustadz Anugrah Cahyadi. Ceramah tersebut mengajak umat Islam untuk memahami kembali makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan.
Dalam sambutannya, Rahmad Masud menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir dan berharap tausiah yang disampaikan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai Al-Qur’an.
“Mudah-mudahan isi tausiah ini tentunya mendatangkan manfaat untuk kita semua untuk lebih mengenal nilai-nilai Nuzulul Quran yang pada malam hari ini disampaikan Ustadz Anugrah Cahyadi,” ujar Rahmad.
Selain menyinggung nilai keagamaan, Rahmad juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dan persatuan di tengah situasi dunia yang saat ini sedang menghadapi berbagai konflik.
Menurutnya, kondisi global yang tidak menentu tidak boleh membuat masyarakat panik, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Yang saya ingin saya imbau kepada kita semua, jangan panic buying, jangan menimbun sembako, dan jangan juga panic buying terhadap BBM. Pemerintah sudah menjamin ketersediaan BBM sampai bulan Ramadan dan beberapa bulan ke depan,” katanya.
Rahmad menjelaskan bahwa setiap daerah telah memiliki alokasi distribusi BBM yang ditentukan oleh pemerintah pusat. Jika masyarakat membeli secara berlebihan, maka stok yang seharusnya cukup untuk jangka waktu tertentu bisa habis lebih cepat dan berpotensi menimbulkan kelangkaan.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan. Ia juga mengimbau para jamaah agar menyampaikan pesan tersebut kepada warga lainnya agar tidak terjadi antrean panjang atau penimbunan bahan bakar.
Di penghujung sambutannya, Rahmad mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, doa, dan memperkuat solidaritas sosial.
“Mari kita perbanyak doa kepada Allah SWT, doakan dunia ini supaya baik-baik saja, khususnya bangsa kita, Kalimantan Timur, dan Kota Balikpapan yang kita cintai,” ujarnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap nilai kebersamaan, toleransi, dan spiritualitas masyarakat semakin meningkat selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

