Rabu, Agustus 5, 2026
No menu items!

Tips Cegah Maag Kambuh Saat Berpuasa

Jakarta, Satu Indonesia – Maag atau dispepsia adalah sejumlah gejala yang timbul karena adanya gangguan lambung, seperti gastritis atau GERD. Ketika mengalaminya, perut dan ulu hati akan terasa sakit, sering sendawa, perut kembung, mual, serta muntah.

Maag cukup sering dialami oleh orang yang berpuasa. Maag yang kambuh saat puasa bisa menyebabkan perut terasa sakit, nyeri ulu hati, hingga kembung. Bahkan, pada beberapa orang, maag kambuh bisa ditandai dengan mual atau muntah.

Hal tersebut dikarenakan perut yang kosong tanpa makanan dan minuman lebih dari 12 jam selama puasa, hingga dapat menyebabkan produksi asam lambung meningkat.

Selain itu, perubahan jam tidur dan pola makan tidak sehat selama bulan Ramadan juga membuat metabolisme tubuh dan sistem pencernaan terganggu, sehingga risiko munculnya sakit maag pun meningkat.

Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Sebelum maag kambuh saat puasa, menyebabkan rasa tidak nyaman, dan puasa terganggu, Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini:

1. Wajib makan sahur dan jangan tunda berbuka

Saat puasa, Anda akan mengalami perubahan jadwal makan. Makan tepat waktu di saat waktu berbuka dan sahur adalah kunci supaya maag tidak kambuh. Oleh karena itu, jangan terlambat berbuka atau melewatkan waktu sahur.

Walau mungkin sedang berada di jalan atau masih sibuk bekerja, tetaplah makan saat berbuka. Begitu pun jika Anda sangat mengantuk, sempatkanlah untuk makan sahur walaupun sedikit.

2. Pilih menu yang aman untuk lambung

Penderita maag dianjurkan untuk makan tepat waktu dengan menu makanan yang tidak berisiko memicu maag. Karena jika Anda abai dengan jenis makanan yang dikonsumsi, risiko maag kambuh akan semakin besar.

Misalnya, untuk mencegah maag kambuh setelah puasa seharian, batasi makanan yang terlalu berminyak atau pedas serta jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah. Mulailah berbuka dengan segelas air putih diikuti dengan takjil sehat, seperti kurma, lalu dilanjutkan dengan makanan utama yang sehat dan bernutrisi.

Pilihan jenis makanan yang bisa mendukung kesehatan saluran pencernaan antara lain tahu, tempe, susu kedelai, dan yogurt sebagai sumber probiotik.

3. Hindari makanan dan minuman pemicu maag

Selain mengetahui makanan yang sehat untuk saluran pencernaan dan bisa membantu mencegah maag kambuh saat puasa, Anda juga perlu menghindari makanan yang bisa memicu maag kambuh.

Fast food, gorengan, dan makanan pedas merupakan makanan yang perlu dihindari oleh penderita maag karena bisa memicu kambuhnya maag. Tidak hanya makanan, beberapa jenis minuman, seperti minuman bersoda dan berkafein, juga sebaiknya tidak dikonsumsi segera setelah buka puasa atau saat sahur.

4. Hindari tidur setelah sahur atau berbuka

Tidur sesaat setelah sahur atau berbuka sering kali dilakukan oleh sebagian orang. Kebiasaan ini tidak baik karena bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung). Kondisi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan sensasi terbakar pada dada dan kerongkongan. Bahkan, sebagian orang jadi susah untuk tidur karena kondisi ini.

Walau sangat mengantuk, usahakan untuk memberi jeda antara waktu makan dengan waktu tidur, minimal 1–2 jam.

5. Konsumsi obat maag

Bila maag yang dialami sudah sangat mengganggu, Anda dianjurkan untuk minum obat maag seperti antasida yang bisa menetralkan asam lambung. Namun, supaya aman, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu agar obat yang akan dikonsumsi sesuai dengan kondisi Anda.

Sumber: Alodokter

TERPOPULER

TERKINI

26 Perusahaan ikuti Job Fair di PPU

Penajam, Satu Indonesia - Pada Rabu (5/8/2026) Job Fair 2026 Kabupaten PPU resmi dibuka.Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Graha Pemuda Penajam hingga Kamis (6/8/2026),...