Minggu, Mei 3, 2026
No menu items!

Pemkot Balikpapan Komitmen Percepat Realisasi Program Makan Bergizi Gratis

Balikpapan, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan rampung pada akhir 2025. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MT, usai menerima kunjungan spesifik Komisi IX DPR RI dalam rangka pengawasan MBG dan peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (18/9/2025).

Dari total anggaran nasional sebesar Rp71 triliun, baru sekitar 22 persen yang terserap. Bagus menekankan pentingnya percepatan program ini agar seluruh target bisa tercapai.

“Kita harus menyelesaikan seluruh target. Di Balikpapan, kita terus kawal dengan membentuk Satgas MBG,” ujar Bagus.

Menurutnya, koordinasi intensif dilakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) serta SPPG di daerah. Pemkot Balikpapan juga menggandeng mitra strategis seperti MPG Core Wheel dan PGN Kul untuk mempercepat langkah percepatan.

“Dengan adanya perwakilan BGN di Balikpapan, kita bisa langsung koordinasi. Ini penting untuk mempercepat proses dan menghindari hambatan,” tambahnya.

Bagus mengungkapkan, salah satu kendala utama adalah sistem digital pendaftaran dan distribusi makanan. Dari 68 kuota yang tersedia, seluruhnya sudah terisi. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian antara kuota dengan kesiapan dapur penyedia.

“Beberapa pihak mendaftar tapi belum siap secara operasional. Ini jadi masalah karena sistem sudah tertutup, padahal masih ada kebutuhan,” tegasnya.

Menanggapi isu makanan tidak layak yang muncul di beberapa daerah, Bagus memastikan hal tersebut tidak terjadi di Balikpapan.

“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kejadian. Kita terus libatkan Dinas Kesehatan, BKKBN, dan pihak terkait untuk pengawasan dan pelatihan,” katanya.

Pemkot Balikpapan optimistis target realisasi MBG dapat tercapai tepat waktu dengan dukungan semua pihak tanpa mengurangi kualitas maupun ketepatan sasaran.

TERPOPULER

TERKINI