Balikpapan, Satu Indonesia – Satuan Brimob Polda Kaltim kembali menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan aturan. Tiga personel resmi diberhentikan melalui upacara Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang dipimpin Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, di Lapangan M. Jasin, Mako Brimob, Stalkuda, Balikpapan, Jumat (5/9/2025).
Dalam apel yang berlangsung di tengah rintik hujan tersebut, Dansat Brimob secara simbolis mencoret foto ketiga anggota yang melanggar disiplin. Prosesi itu disaksikan jajaran Wadansat, para Danki, Danyona, Danden Gegana, dan seluruh personel Satbrimob Polda Kaltim.
“Pencoretan ini bukan hal yang mudah, tapi ini adalah konsekuensi dari pelanggaran yang telah dilakukan. Kita harus tegas agar tidak ada lagi personel yang melakukan kesalahan serupa. Disiplin adalah nafas dan harga diri seorang prajurit Brimob. Saya berharap ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa pengabdian sebagai anggota Brimob harus dilandasi dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi,” tegas Kombes Pol Andy Rifai.
Meski diwarnai pencoretan, apel juga menjadi ruang apresiasi bagi 12 personel berprestasi. Mereka menerima penghargaan atas torehan prestasi olahraga, mulai dari Sirkandi Challenge 2025, beladiri, hingga basket.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi dari kesatuan atas kerja keras dan dedikasi kalian. Prestasi yang kalian raih tidak hanya membanggakan diri sendiri, tetapi juga Satbrimob Polda Kaltim. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga di bidang-bidang lainnya,” ujarnya.
Menutup amanat, Dansat Brimob mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan peristiwa ini sebagai refleksi penting.
“Ingat, kita adalah Bhayangkara Sejati. Jaga nama baik Brimob di mana pun kalian berada. Jadilah contoh yang baik bagi masyarakat. Teruslah berbuat baik, berikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Selalu ingat, jiwa ragaku demi kemanusiaan. Tetap semangat dan solid” pungkasnya.

