Samarinda, Satu Indonesia – Harapan warga kawasan Handil Kopi, Kelurahan Sambutan, Samarinda untuk mendapatkan penerangan jalan tampaknya masih belum juga terwujud.
Sudah sejak lama warga disana menyuarakan permintaan lama mereka yakni pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik jalan yang dinilai rawan dan gelap.
Tiga jalan utama tersebut, yakni Jalan Handil Kopi, Jalan Bendungan, dan Jalan Gunung Kapur. Diketahui sejak awal terbentuk lebih dari 20 tahun lalu, belum pernah sepenuhnya tersentuh penerangan jalan.
Dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025), Ketua RT 14 Kelurahan Sambutan, Abdullah mengungkapkan bahwa warga dari tiga RT di wilayah tersebut, RT 13, RT 14, dan RT 15 sudah berkali-kali mengusulkan pemasangan PJU kepada kelurahan.
Bahkan dokumen permohonan dan dokumentasi pendukung sudah diserahkan sejak beberapa waktu lalu. Namun, hingga kini belum ada kejelasan soal realisasinya.
“Jalan di sini sudah dicor. Terbaru, Jalan Gunung Kapur sudah dicor dua tahun lalu, sambung ke Jalan Kapten Soejono. Tapi soal lampu jalan, belum ada satu pun dipasang,” ujar Abdullah.
Menurutnya, dari hasil pendataan warga, ada setidaknya 22 titik potensial pemasangan PJU yang bisa memanfaatkan tiang listrik yang sudah tersedia. Sayangnya, keberadaan tiang itu belum dibarengi dengan pemasangan lampu penerangan.
Kondisi paling gelap justru terjadi di Jalan Gunung Kapur, yang meski baru dibangun secara fisik, belum mendapat fasilitas penerangan jalan.
Hal ini membuat sebagian warga kerap merasa tidak tenang saat harus melintas di malam hari, meskipun sejauh ini belum pernah terjadi tindak kriminal di wilayah itu.
“Warga bukan takut karena ada kejadian, tapi karena gelap, orang jadi ragu lewat. Penerangan bisa menambah rasa aman,” jelas Abdullah.
Ia pun berharap adanya perhatian dari pemerintah kota maupun dinas terkait untuk menindaklanjuti usulan yang sudah dikirimkan.
Menurutnya, penerangan bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga keamanan dan kepantasan sebuah kawasan permukiman di tengah kota yang terus berkembang.
“Apalagi wilayah ini terus bertumbuh. Kalau infrastruktur jalannya sudah bagus, semestinya PJU juga jadi prioritas. Kami mohon ini bisa ditanggapi,” pungkasnya.

