Samarinda, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Samarinda menyatakan dukungan penuh terhadap Program Integrated City Planning (ICP) yang digagas Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)
Presentasi Program Integrated City Planning (ICP) ini digelar di Teras Anjungan Karang Mumus, Balai Kota Samarinda, Jumat (20/6/2025).
Dihadiri langsung Wali Kota Samarinda Andi Harun, Sekda Samarinda Hero Mardanus Satyawan, serta pejabat terkait dari Bapperida dan Dinas PUPR Kota, penjabaran program ini menjelaskan mengenai pengembangan kota secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing wilayah.
Pemkot Samarinda pun menyampaikan komitmen untuk menggelar pertemuan lanjutan sekaligus mengusulkan sejumlah lokasi prioritas pengembangan.
Lokasi tersebut yakni Kawasan dari Jembatan I hingga Hotel Mercure untuk pembangunan pintu air dan pengembangan kawasan Chinatown, Samarinda Seberang sebagai kawasan budaya, serta Palaran untuk kawasan pelabuhan dan industri.
Dalam perencanaannya, telah ditetapkan lima kawasan strategis di Samarinda, dengan dua kawasan prioritas, yaitu Samarinda Kota (meliputi rencana pemindahan pelabuhan, pembangunan kawasan TOD/sky train, dan penataan sungai), serta Samarinda Ilir (dengan fokus pada pengembangan Tempat Pelelangan Ikan/ TPI Selili).
ICP juga membuka peluang pendanaan infrastruktur serta memperkuat posisi strategis Samarinda dalam pembangunan nasional.

