Kamis, Juni 4, 2026
No menu items!

Warga Mesir Beralih ke Unta sebagai Hewan Kurban, Ada Apa?

Kairo, Satu Indonesia – Ada yang berbeda di tahun ini pada jelang Hari Raya Idul Adha di Mesir. Warga Mesir dikabarkan banyak yang mengubah pilihan hewan kurban mereka dari domba dan sapi.

Alih-alih tetap berpegang pada pilihan tradisional, yaitu domba ataupun sapi, kini mereka lebih memilih unta sebagai hewan kurban mereka.

Pilihan itu dilakukan untuk memungkinkan keluarga yang mengalami kesulitan finansial untuk berkurban tanpa beban keuangan yang signifikan.

“Pasar mencatat permintaan yang tinggi terhadap unta tahun ini,” kata Ahmed Haasan, manajer Pasar Unta Birqash, pasar unta terbesar di Mesir, yang terletak sekitar 35 km di sebelah barat laut Kairo.

Menurut Hasan, lebih dari 1.800 unta terjual setiap harinya selama sebulan terakhir, dibandingkan dengan sekitar 1.200 unta pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, Pasar Birqash sejatinya sudah menjadi “indikator” untuk penjualan unta di Mesir.

“Ini berarti penjualan harian telah meningkat secara signifikan selama musim Idul Adha ini. Pada hari-hari biasa, biasanya 800-1.000 unta terjual,” katanya.

Rafiq Khalaf, seorang penjual unta di Pasar Birqash pun mengungkapkan pernyataan senada, dimana permintaan akan unta menjadi sebuah tren yang populer jelang Idul Adha kali ini.

“Meskipun permintaan ternak secara keseluruhan lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya akibat krisis ekonomi, unta mengalami peningkatan popularitas yang relatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, perbedaan harga antara unta dan hewan ternak lainnya merupakan faktor utama yang membuat banyak keluarga memilih unta sebagai hewan kurban.

Diketahui harga seekor unta yang layak berkisar antara 35.000 pound Mesir (1 pound Mesir = Rp327) atau sekitar 703 dolar AS (1 dolar AS = Rp16.255) hingga 65.000 pound Mesir, yang lebih terjangkau dibanding harga seekor sapi atau anak sapi.

Sementara harga daging sapi dan domba di Mesir memang telah mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data dari Kamar Dagang Mesir, sapi yang diberi makan rumput lokal dijual dengan harga antara 180 hingga 195 pound Mesir per kilogram.

Untuk anak kerbau, biasanya dijual dengan harga antara 150 hingga 160 pound per kilogram. Domba dan kambing hidup yang diberi makan rumput lokal dijual dengan harga antara 215 hingga 220 pound Mesir per kilogram.

Sementara itu, Mohammed al-Sayed, seorang akuntan dari Kairo yang sedang berbelanja di pasar mengatakan bahwa seekor sapi atau anak sapi yang layak dijadikan hewan kurban untuk Idul Adha dapat berharga antara 70.000 hingga 90.000 pound Mesir, atau bahkan lebih. Dan tentu saja, harga unta jauh lebih murah.

“Penghematan besar ini membantu keluarga-keluarga untuk menjalankan ibadah tanpa beban finansial yang berat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa anggaran keuangannya hanya memungkinkan saya untuk membeli seekor unta muda, yang menghasilkan cukup daging untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan, keluarga, dan teman-teman serta untuk rumah tangganya sendiri.

“Itu merupakan sesuatu yang tidak dapat ditawarkan oleh seekor domba besar,” ucapnya.

Pembeli lain, seorang wanita bernama Om Ahmed, juga mengatakan bahwa selain terjangkau, unta juga memiliki keunggulan lain.

“Saya biasanya mengunjungi pasar sebelum Idul Adha setiap tahun karena anak-anak saya menyukai daging unta. Daging unta juga lebih rendah lemak dan sehat,” katanya.

Lebih lanjut ia memaparkan, memilih hewan unta untuk kurban dapat menyediakan daging dalam jumlah yang cukup besar untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

”Hal itu mencerminkan semangat sejati Idul Adha tanpa membebani anggaran saya,” pungkasnya.

TERPOPULER

TERKINI