Minggu, Agustus 16, 2026
No menu items!

Masih jadi PR besar, Anak Berkebutuhan Khusus hanya 12 persen Terjangkau Pendidikan Inklusif

Makassar, Satu Indonesia – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah melakukan kunjungan kerja Komisi X DPR RI ke SLB Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis (10/4/2025).

Pada kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan bahwa saat ini baru sekitar 12% anak berkebutuhan khusus yang terjangkau layanan pendidikan inklusif.

Padahal, menurut Himma “Semua anak berhak mendapat akses pendidikan yang layak, tanpa kecuali,”

Oleh karena itu, lanjut dia, melalui pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas), Komisi X DPR berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan pendidikan khusus dan inklusif di Indonesia.

Melalui undang-undang SISDIKNAS yang nanti akan diperbaiki, “Kita akan memberikan perhatian yang lebih kepada pendidikan khusus dan juga inklusi,” tegas Himma

RUU ini, sambung dia, akan menjadi langkah penting untuk memastikan tak ada anak yang tertinggal dalam sistem pendidikan nasional kita.

“Semua anak berhak sekolah. Semua anak berhak tumbuh. Dukung terus pendidikan inklusif di Indonesia,” tandasnya.

Redaksi

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Berau Tetap Salurkan Beasiswa

ilustrasi Aktifitas Siswa mengikuti kegiatan pembelajaran di ruang kelas.TANJUNG REDEB, Satu Indonesia – Pemerintah Kabupaten Berau tetap mempertahankan program Beasiswa Berau Cerdas di tengah...