satuindonesia.co.id, Penajam – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) kembali melaksanakan kegiatan donor darah di Mess Hall Terminal Lawe-Lawe, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur pada Senin (10/6/2024) lalu.
Kegiatan yang mengusung tema kampanye Ayo Donor Darah #Berikan Donor, Berikan Plasma, Bagikan Kehidupan, Bagikan Sering, kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) PPU.
Superintendent Production Lawe-Lawe, Hendra Murdani, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk implementasi nilai kemanusiaan dan kepedulian para pekerja perusahaan terhadap sesama, terutama mereka yang memerlukan transfusi darah.
“Darah yang disumbangkan sangat bermanfaat bagi banyak orang yang membutuhkan transfusi darah. Darah yang tersedia dapat menyelamatkan jiwa manusia,” ujar Hendra.
Hendra menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang telah menyumbangkan darah secara sukarela sehingga turut mendukung ketersediaan stok darah di PMI. Kegiatan kali ini berhasil mengumpulkan 47 kantong darah.
Sementara itu, Asisstant Manager Health dr. Suhartono menambahkan, kegiatan donor darah
memberikan dampak positif terhadap kesehatan pendonor.
”Kami meyakini bahwa tingkat kesehatan pekerja dan mitra kerja dapat memengaruhi produktivitas dan kinerja Perusahaan. Menjadi pendonor akan meningkatkan kesehatannya,” ungkap dr. Suhartono.
Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia Dony Indrawan juga menjelaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu wujud komitmen
perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang kesehatan.
“Kami berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan programprogram TJSL perusahaan sehingga dapat memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program tersebut. Seperti, pada kegiatan donor darah ini dimana kami bekerja sama dengan PMI Kabupaten PPU,” ujarnya.
PHI, PHKT dan anak perusahaan lainnya terus menjalankan program-program TJSL yang memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

