Selasa, Juni 16, 2026
No menu items!

Buka Rakernas APEKSI XVII, Jokowi Ngaku Senang Kunjungi Balikpapan, ini Alasannya!

satuindonesia.co.id, Balikpapan – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke XVII di Kota Balikpapan yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome pada Selasa (4/6/2024).

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku senang mengunjungi Kota Balikpapan lantaran kotanya hijau banyak pepohonan di tepi jalan dan memiliki hutan kota.

“Saya senang Kota Balikpapan memiliki kehijauan yang sangat baik,” kata Presiden Jokowi.

Saat ini, menurutnya, sudah mulai muncul paradigma baru, dimana kota yang baik adalah kota yang ramah pejalan kaki, ramah terhadap penyandang disabilitas, ramah terhadap pengguna sepeda, dan ramah terhadap perempuan, serta ramah terhadap lingkungan.

“Artinya kota itu harus green, smart dan friendly,” terangnya.

Dengan demikian, Jokowi meminta jangan sampai dalam pembangunan didominasi dengan beton yang didirikan.

“Ada trotoar semua menggunakan paving blok, akan lebih baik bila menggunakan paving grass agar lebih hijau,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut ditambahkannya, ada pedestrian atau wadah pejalan kaki namun tidak memiliki pohon, padahal di sisi lain kata Jokowi Indonesia ini adalah negara tropis yang memiliki iklim panas.

“Sehingga tidak ada yang mau berjalan kaki karena tidak ada tempat berteduh,” ujar mantan Gubernur Jakarta ini.

Jokowi sambung menegaskan, kehijauan itu harus menjadi perhatian oleh semua kota dimana Kota Balikpapan menurutnya memiliki kehijauan yang sangat baik.

Selain Kota Balikpapan, Jokowi juga menyebut Kota Surabaya turut serta memiliki kehijauan yang sangat baik.

“Yang lain-lain saya tunggu,” ucap Presiden di hadapan puluhan pemimpin kota yang menghadiri pembukaan APEKSI.

Dia berujar, demikian nantinya di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan menjadi ibu kota paling hijau di dunia karena konsepnya adalah kota nusa rimba.

“Betul-betul hijau kalo kita konsisten terhadap konsep awal pembangunan IKN yang sedang dalam proses pembangunan,” ungkap Jokowi.

Kembali dia menegaskan kota itu haru hijau, teduh, ramah terhadap pejalan kaki, ramah terhadap pengguna sepeda, memiliki hutan kota, memiliki alun-alun dan taman yang luas.

Kedepan, dituturkannya, konsep kota harus seperti itu, bila sebuah kota sudah terlanjut berisikan gedung dan beton memang harus meredesign atau menata ulang kembali kotanya.

“Mungkin memangkas beberapa gedung kemudian dijadikan taman kota, tidak ada jalan lain kalau sudah terlanjur,” tandas Jokowi.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI

Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Pengawas Swalayan, Pelanggar Terancam Kehilangan Izin Usaha

Balikpapan, Satu Indonesia – Pemerintah Kota Balikpapan akan memperketat pengawasan terhadap operasional toko swalayan melalui pembentukan tim terpadu lintas instansi. Langkah tersebut dilakukan untuk...