Rabu, September 9, 2026
No menu items!

Dua Tahun InJourney Airports, Angkasa Pura Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial di Regional VI

Balikpapan, Satu Indonesia — Dua tahun perjalanan InJourney Airports menjadi momentum bagi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Wilayah Regional VI untuk memperkuat kontribusinya kepada masyarakat. Melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan, perusahaan menyalurkan bantuan senilai Rp200 juta serta 20.000 masker bagi masyarakat di wilayah operasionalnya.

Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah kelompok penerima manfaat, mulai dari penyandang disabilitas, masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Salah satu bentuk kepedulian itu diwujudkan melalui program InJourney Airports Ramah Difabel di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dalam program tersebut, Angkasa Pura Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada dua lembaga, yakni Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Balikpapan dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan.

SLBN Balikpapan memperoleh bantuan Rp50 juta yang diperuntukkan bagi penyediaan prasarana pembelajaran vokasional. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar sekaligus meningkatkan keterampilan peserta didik agar memiliki bekal menuju kemandirian.

Sementara itu, PPDI Kota Balikpapan menerima bantuan Rp50 juta untuk pengadaan kaki palsu dan peralatan pelatihan membatik. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan mobilitas penyandang disabilitas sekaligus membuka peluang pengembangan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Bagi Angkasa Pura Indonesia, pemberdayaan penyandang disabilitas menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui keberadaan perusahaan di tengah masyarakat.

“Melalui program InJourney Airports Ramah Difabel, kami ingin menghadirkan manfaat yang nyata sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih inklusif,” ujar Regional CEO VI, Minggus E. T. Gandeguai.

Selain pemberdayaan penyandang disabilitas, kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial tersebut.

Melalui program InJourney Airports Tanggap Bencana, Kantor Regional VI menyalurkan 20.000 masker kepada pengguna jasa bandara dan masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Bantuan itu disebar di tiga bandara, yakni Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin, sebanyak 5.000 masker; Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, sebanyak 7.000 masker; serta Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, sebanyak 8.000 masker.

Penyaluran masker dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut menjadi upaya preventif untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan asap.

“Program InJourney Airports Tanggap Bencana menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara di Kantor Regional VI. Bantuan masker yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak karhutla di kantor cabang di Regional VI bekerja sama dengan stakeholder terkait guna sebagai upaya preventif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.”

Rangkaian kegiatan sosial juga menyentuh kelompok masyarakat lainnya. Di Kantor Cabang SAMS Sepinggan, Balikpapan, Angkasa Pura Indonesia memberikan santunan senilai Rp100 juta kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Pemberian santunan tersebut menjadi bagian dari ungkapan syukur perusahaan atas kepercayaan dan dukungan masyarakat yang telah mengiringi perjalanan InJourney Airports selama dua tahun.

“Program InJourney Airports aksi sosial kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa ini menjadi bentuk rasa syukur atas kepercayaan dan dukungan yang telah mengiringi perjalanan kami selama dua tahun ini,” tambahnya.

Berbagai program tersebut menunjukkan komitmen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Wilayah Regional VI untuk tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial di sekitar wilayah operasionalnya.

Melalui program pemberdayaan, bantuan kemanusiaan, dan kepedulian terhadap kelompok rentan, perusahaan berupaya membangun nilai bersama serta mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih inklusif.

TERPOPULER

TERKINI

Putaran Bundaran Monyet Ditutup, Dishub Balikpapan Alihkan ke Pos 10

Balikpapan, Satu Indonesia - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menutup akses putar balik kendaraan di Bundaran Monyet, Jalan H. Tjutjup Suparna, Balikpapan Baru, ...