Minggu, Agustus 23, 2026
No menu items!

Suharso Monoarfa Dorong Keberlanjutan IKN dan Optimistis Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Suharso Monoarfa menanam pohon saat berkunjung ke Nusantara, memperkuat komitmen terhadap pembangunan IKN yang berkelanjutan. Dok. Humas Otorita IKN/Deden.

NUSANTARA, Satu Indonesia — Perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mendapat perhatian. Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2019–2024, Suharso Monoarfa, mengunjungi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Kamis (20/8/2026) untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan konsep yang dirancang sejak awal tetap diterapkan.

Kunjungan tersebut diterima Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran. Dalam kesempatan itu, Suharso meninjau sejumlah kawasan dan proyek pembangunan yang menjadi bagian dari pengembangan Nusantara sebagai kota dengan konsep forest city, sponge city, dan smart city.

Salah satu infrastruktur yang menjadi perhatian adalah embung. Basuki menjelaskan bahwa embung tidak hanya berfungsi untuk mengelola air, tetapi juga mendukung kebutuhan kawasan, termasuk penyiraman tanaman dan aspek estetika kota.

Saat ini, sebanyak 32 embung telah selesai dan berfungsi di Nusantara. Otorita IKN juga merencanakan pembangunan 24 embung tambahan pada 2026 sehingga jumlah keseluruhannya ditargetkan mencapai 54 embung.

Selain melihat infrastruktur pengelolaan air, rombongan juga meninjau sejumlah proyek strategis di KIPP Nusantara, termasuk SMA Taruna Nusantara Kampus IKN. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung bagaimana pembangunan kawasan terus berjalan sesuai dengan konsep yang telah ditetapkan.

Suharso mengatakan, keberlanjutan pembangunan menjadi hal penting karena IKN merupakan bagian dari legasi bangsa. Karena itu, ia ingin memastikan prinsip pembangunan yang telah dirancang tetap dijalankan secara konsisten.“Saya ingin menyaksikan konsistensi pembangunan IKN, karena apa pun ini adalah legasi bangsa. Karena itu, keberlanjutan pembangunan ini menjadi penting,” ujar Suharso.

Menurutnya, perkembangan pembangunan yang telah terlihat di Nusantara cukup menggembirakan. Ia juga mendorong investor dalam negeri untuk mulai melihat peluang yang terbuka seiring berkembangnya kawasan IKN.“Kalau yang dari luar saja berani, mengapa mereka yang di dalam negeri tidak berani,” katanya.

Suharso menilai pembangunan IKN dengan skala yang besar berpotensi menciptakan pusat aktivitas ekonomi baru. Kehadiran berbagai kegiatan dan investasi di kawasan tersebut diyakini dapat memberikan dampak lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Sesuatu yang baru, apalagi dengan magnitude yang besar seperti ini, dia akan membentuk sebuah economic crowd baru dan dapat menjadi mesin pertumbuhan, engine of growth untuk Indonesia,” tutupnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan Nusantara, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dalam mewujudkan kawasan yang berkelanjutan sekaligus memiliki daya tarik bagi aktivitas ekonomi dan investasi.

TERPOPULER

TERKINI

Dari Olahraga hingga Jajanan Lokal, Taman Tiga Generasi Hidupkan Minggu Pagi Balikpapan

Peluncuran Car Free Day di Taman Tiga Generasi resmi dibuka, menandai hadirnya ruang aktivitas baru bagi warga Balikpapan.BALIKPAPAN, Satu Indonesia — Minggu pagi di...