Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 akan dilaksanakan dengan konsep yang lebih sederhana sebagai bentuk penyesuaian anggaran daerah.
Berbeda pada tahun-tahun sebelumnya upacara dipusatkan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, pada tahun ini seluruh rangkaian upacara akan dilaksanakan di halaman Balai Kota Balikpapan.
Selain berpindah lokasi, jumlah tamu undangan yang hadir juga akan dibatasi sehingga lebih sedikit dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, mengatakan konsep pelaksanaan yang lebih sederhana tersebut sebelumnya telah disiapkan sejak proses penyusunan agenda pemerintah daerah Tahun Anggaran 2026.
“Untuk 17-an, sejak awal telah kami rencanakan kami melaksanakannya secara sederhana. Namun, tetap khidmat,” ujar Agus saat ditemui di Balai Kota Balikpapan, Rabu (5/8/2026).
Meski dikemas lebih sederhana, Agus menegaskan makna peringatan Hari Kemerdekaan tetap tidak berubah. Seluruh agenda utama tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya.
“Seluruh rangkaian upacara akan dipusatkan di halaman Kantor Balai Kota Balikpapan,” ujarnya.
Menurut Agus, kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian kondisi fiskal daerah. Sejak penyusunan APBD 2026, pemerintah kota telah memperkirakan adanya kemungkinan penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

“Sejak penyusunan APBD 2026 itu, kita sudah melakukan langkah mitigasi dan identifikasi. Kami memprediksi di 2026 akan ada penyesuaian TKD. Terlebih pada akhir 2025, kami menerima kabar bahwa Balikpapan mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp1,055 triliun,” ungkapnya.
Ia mengatakan kondisi tersebut mengharuskan pemerintah daerah lebih selektif dalam penggunaan anggaran, termasuk untuk kegiatan seremonial. Sehingga, peringatan HUT RI tahun ini dirancang agar lebih efisien namun menjaga makna peringatan kemerdekaan.
Ia menjelaskan, perbedaan utama dibanding tahun-tahun sebelumnya hanya terletak pada skala penyelenggaraan.
“Skalanya kami perkecil. Namun untuk isi kegiatan tetap kita berjalan seperti biasa,” ujarnya.
Konsekuensinya, jumlah tamu undangan yang hadir juga akan lebih terbatas dibandingkan apabila upacara tetap diselenggarakan di BSCC Dome.
” jumlah undangan tentu akan lebih terbatas dibandingkan dengan pelaksanaan di BSCC Dome,” ujarnya nya.
Terkait daftar undangan, Agus memastikan anggran penyelenggara HUT ke-81 RI tahun ini juga lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.
“Iya, berbeda jauh sekali,” ujarnya.
Dari sisi pembiayaan, Agus memastikan anggaran penyelenggaraan HUT ke-81 RI tahun ini jauh lebih rendah dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
“Berbeda, jauh sekali berbeda,” ujarnya.
Ia menambahkan total, anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan upacara tahun ini nilainya masih di bawah Rp 1 miliar.
“Kalau tidak salah, anggaran tahun ini tidak dibawah Rp1 miliar,” tutup Agus.
(MH/Kurnia)

