Selasa, Juni 9, 2026
No menu items!

Wali Kota Samarinda Beri Semangat Prajurit Yonif 611/Awang Long Menuju Penugasan di Perbatasan RI–Papua Nugini

Samarinda, Satu Indonesia – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menerima audiensi jajaran Batalyon Infanteri (Yonif) 611/Awang Long terkait pelaksanaan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile Republik Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG) Tahun Anggaran 2026.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Wali Kota, Lantai II Balai Kota Samarinda pada Senin (08/06/2026), dan dalam suasana kebersamaan sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah dan unsur TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga didampingi Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syaparuddin.

Pertemuan itu membahas kesiapan serta dukungan terhadap pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Mobile RI–PNG yang akan dijalankan oleh personel Yonif 611/Awang Long.

Selain menjadi ajang silaturahmi, audiensi juga menjadi wadah koordinasi untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Samarinda dan TNI dalam mendukung tugas negara menjaga keamanan wilayah perbatasan.

Andi Harun tak lupa menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para prajurit yang akan menjalankan tugas di daerah perbatasan. Menurutnya, tugas menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan merupakan amanah besar yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Pemerintah Kota Samarinda memberikan dukungan dan doa terbaik bagi seluruh personel yang akan bertugas. Semoga seluruh prajurit senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas negara,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Yonif 611/Awang Long menyampaikan maksud dan tujuan audiensi sekaligus memaparkan rencana pelaksanaan penugasan Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Tahun Anggaran 2026. Mereka berharap sinergi yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kota Samarinda dapat terus diperkuat sebagai bentuk dukungan moral bagi para prajurit yang akan mengemban tugas di garis depan penjagaan kedaulatan negara.

Audiensi tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga persatuan, keamanan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi demi mendukung berbagai agenda pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa.

TERPOPULER

TERKINI