Jumat, Mei 1, 2026
No menu items!

Lima Prodi Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Jakarta Berhasil Kantongi Akreditasi Internasional

Jakarta, Satu Indonesia – Lima program studi (prodi) Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meraih akreditasi internasional dari lembaga asal Jerman, Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN), dengan status unconditional atau tanpa syarat. Akreditasi ini berlaku selama lima tahun hingga 2030.

Status akreditasi unconditional ini diraih lima prodi S1 Farmasi (unggul sejak 2025), S1 Kesehatan Masyarakat (Unggul sejak 2023), S1 Ilmu Keperawatan (Unggul sejak 2024), Profesi Ners (Unggul sejak 2025), dan Profesi Apoteker (Unggul sejak 2024). Capaian ini semakin membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk bersaing di dunia kerja internasional.

Dalam keterangannya, Kamis (23/04/2026), Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Ahmad Tholabi Kharlie, menyebut pengakuan ini memperkuat daya saing lulusan, terutama dalam menghadapi mobilitas global tenaga kesehatan yang kian terbuka.

“Ini capaian yang sangat membanggakan. Lima prodi di Fikes berhasil meraih akreditasi internasional ASIIN penuh selama lima tahun hingga 2030, yakni Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Profesi Ners, dan Profesi Apoteker,” ungkapnya.

Dengan akreditasi tersebut, lulusan prodi ini memiliki sejumlah keuntungan strategis, mulai dari kemudahan melanjutkan studi ke luar negeri, peluang transfer kredit antarnegara, hingga pengakuan kompetensi yang lebih luas di pasar kerja global.

Sementara itu, Dekan Fikes UIN Jakarta, Prof. Zilhadia menegaskan bahwa status unconditional menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan telah memenuhi standar internasional secara menyeluruh, tanpa catatan perbaikan.

“Alhamdulillah, lima prodi kami meraih akreditasi ASIIN dengan status unconditional. Artinya, kualitasnya diakui secara langsung tanpa catatan perbaikan, dan ini menjadi pijakan penting untuk terus memperluas jejaring internasional,” ucapnya.

ASIIN sendiri dikenal sebagai lembaga akreditasi internasional independen yang berfokus pada bidang sains, teknologi, dan kesehatan. Pengakuan dari lembaga ini menjadi salah satu rujukan penting dalam menjamin kualitas pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan global.

Selain meningkatkan peluang individu lulusan, capaian ini juga berkontribusi pada penguatan posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi kesehatan dunia. Standar global yang diadopsi diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui lulusan yang lebih kompeten dan adaptif.

Ke depan, Fikes UIN Jakarta juga terus memperluas pengembangan akademik melalui program Pascasarjana, yatu Program Magister Farmasi dan Magister Kesehatan Masyarakat, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan kesehatan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

TERPOPULER

TERKINI

Mahasiswa STT Migas Balikpapan Kunjungi Pertamina EP Sangasanga, Belajar Langsung Operasi Hulu Migas

Sangasanga, Satu Indonesia — PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field memfasilitasi kunjungan edukatif Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Migas Balikpapan di Wisma Ria, Sangasanga, Kalimantan...