Balikpapan, Satu Indonesia – Perumdam Tirta Manuntung Balikpapan atau dikenal PDAM Kota Balikpapan telah merampungkan perbaikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai di kawasan Kilometer 9, Kota Balikpapan.
Dimana sebelumnya, Instalasi Pengolahan Air yang tepatnya terletak di Terangsat ini sempat mengalami gangguan.
Selanjutnya, proses normalisasi distribusi air pun terus dipantau secara real time untuk memastikan layanan kembali optimal kepada masyarakat.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin dalam keterangannya menyampaikan bahwa saat ini sistem pengolahan dan distribusi air di IPA Kampung Damai sudah berjalan normal. Kemudian, pemantauan dilakukan melalui sistem SCADA guna memastikan stabilitas operasional.
“Alhamdulillah pekerjaan sudah selesai dan saat ini proses normalisasi terus kami pantau melalui sistem SCADA. Jadi secara real time kita bisa memastikan proses pengolahan air dan distribusinya berjalan dengan baik,” ujar Yudhi, di Balikpapan, Senin (13/4/2026).
Dibeberkannya, kapasitas distribusi air di IPA Kampung Damai saat ini telah mencapai 438 liter per detik dengan tekanan 4,5 bar. Kondisi ini menurutnya sudah memenuhi standar operasional normal.
“Kalau kita lihat distribusi di IPA Kampung Damai itu sudah 438 liter per detik dengan 4,5 bar, artinya ini sudah normal untuk beroperasi kembali,” tambahnya.
Kendati begitu, pihaknya masih memiliki pekerjaan lanjutan untuk meningkatkan kualitas jaringan distribusi, khususnya di wilayah Terangsat. Dimana selama ini, penggantian pipa transmisi telah dilakukan di sejumlah titik, mulai dari Kampung Damai hingga kawasan Kilometer 8, meliputi Ante Haryono, Agung Tunggal, The Hill, dan Grand City.
Selanjutnya, proyek penggantian pipa akan dilanjutkan dari Kilometer 8 hingga Kilometer 12. PTMB menargetkan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan pada tahun 2026.
“Kami punya target pekerjaan untuk penggantian pipa secara keseluruhan, khususnya di Terangsat. Tahap berikutnya dari Kilometer 8 sampai Kilometer 12 akan segera dilakukan penggantian. Mudah-mudahan tahun 2026 bisa selesai,” tegasnya.
Yudhi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, terutama pelanggan di wilayah ujung jaringan yang hingga kini belum sepenuhnya terlayani. Namun, PTMB memastikan proses normalisasi terus berjalan agar distribusi air segera merata.
“Kami mohon maaf kepada warga jika di bagian ujung masih belum terlayani. Saat ini kami terus melakukan normalisasi, mudah-mudahan air segera mengalir di seluruh wilayah pelanggan,” pungkasnya.(ADV/PTMB)
(MH/HL)

