Satu Indonesia, Balikpapan – Seorang pemancing dilaporkan terjatuh ke laut setelah kapal yang ditumpanginya dihantam badai dan gelombang tinggi di perairan Balikpapan, Selasa (10/3/2026) malam. Hingga Rabu pagi, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WITA. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan pada pukul 22.50 WITA. Tak lama setelah menerima informasi, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel setelah laporan diterima.
“Begitu menerima laporan, tim rescue segera kami berangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan terjatuh ke laut,” ujar Dody.
Lokasi kejadian berada sekitar 16,8 mil laut ke arah tenggara dari Kantor SAR Balikpapan. Tim rescue menuju lokasi menggunakan Rescue Buoyant Boat (RBB) milik Kantor SAR Balikpapan.
Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WITA dan langsung melakukan pencarian awal di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.
Memasuki hari kedua operasi SAR, pencarian dilanjutkan pada pukul 07.30 WITA dengan metode penyisiran di permukaan laut. Area pencarian difokuskan dalam radius sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Polsek Balikpapan Timur, Damkar Balikpapan Timur, serta keluarga korban.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

