Jumat, Februari 13, 2026
No menu items!

Bandara Korowai Diamankan, Evakuasi Korban Penembakan Tuntas

Satu Indonesia, Korowai – Aparat gabungan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 menuntaskan proses evakuasi korban penembakan pesawat perintis di Bandara Korowai Batu, Kamis (12/2/2026) pagi. Area bandara telah diamankan untuk memastikan stabilitas wilayah dan keselamatan masyarakat.

Sejak pukul 06.00 WIT, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama unsur TNI memasuki lokasi dan menguasai situasi di sekitar bandara. Fokus utama adalah mengevakuasi dua awak pesawat yang menjadi korban dalam insiden penembakan sehari sebelumnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan langkah cepat dilakukan guna mencegah situasi meluas.

“Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Kedua jenazah diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah pemulasaraan selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada keluarga.

Seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI.

“Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujarnya dari Bandara Tanah Merah.

Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk memperkuat pengamanan, mengingat bandara tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat pedalaman.

Dampak insiden turut dirasakan warga sekitar. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut. Aparat berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah tersebut.

“Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” tambah Kombes Yusuf.

Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan aman. Berdasarkan pendalaman awal, aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin ELKIUS KOBAK. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Saat ini proses penyelidikan dan penegakan hukum terus berlangsung. Aparat menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan serta memulihkan situasi agar aktivitas masyarakat di Korowai dapat kembali berjalan normal.

TERPOPULER

TERKINI