Kamis, Januari 29, 2026
No menu items!

Lonjakan Pengguna EV Dongkrak Transaksi SPKLU PLN di Kaltim–Kaltara

Satu Indonesia, Balikpapan – Penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus menunjukkan tren meningkat. Dampaknya, transaksi pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN melonjak tajam sepanjang 2025.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) mencatat jumlah transaksi SPKLU tumbuh lebih dari 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, total transaksi tercatat 5.498 kali, sementara pada 2025 melonjak menjadi 18.932 transaksi.

Peningkatan serupa juga terlihat pada konsumsi energi listrik. Sepanjang 2024, konsumsi energi kendaraan listrik di SPKLU mencapai 109.766 kWh. Angka tersebut meningkat signifikan menjadi 468.762 kWh pada 2025.

Pertumbuhan ini sejalan dengan pengembangan infrastruktur pengisian daya yang dilakukan PLN. Hingga akhir 2025, jumlah SPKLU di wilayah kerja PLN UID Kaltimra bertambah dari 71 unit menjadi 77 unit, memperluas akses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik.

Salah satu pengguna kendaraan listrik di Balikpapan, M. Samsi, merasakan langsung manfaat beralih ke mobil listrik, terutama dari sisi efisiensi biaya operasional.

“Sejak beralih ke mobil listrik pada Agustus 2025, pengisian daya di SPKLU PLN jauh lebih hemat dibandingkan penggunaan bahan bakar kendaraan konvensional. Selain itu, proses pengisian daya yang cepat serta kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile turut mendukung mobilitas sehari-hari,” ucap Samsi, Kamis (29/1/2026).

Ia juga mengapresiasi kenyamanan fasilitas SPKLU PLN, khususnya di area UP3 Balikpapan, yang dinilai ramah pengguna dan mudah diakses. Ke depan, Samsi berharap jumlah SPKLU, terutama layanan fast charging, dapat terus ditambah, terutama di kawasan Balikpapan Timur, seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menilai lonjakan transaksi SPKLU mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat ke arah transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Pertumbuhan transaksi SPKLU ini menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus berkembang secara positif. Hal ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan SPKLU PLN sebagai bagian dari dukungan transisi energi bersih,” ujar Chaliq.

Menurutnya, PLN akan terus memperkuat infrastruktur dan kualitas layanan untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di daerah.

“PLN akan terus memperluas jaringan SPKLU, meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, serta menghadirkan kemudahan layanan berbasis digital melalui PLN Mobile agar masyarakat semakin nyaman beralih ke kendaraan listrik,” tutup Chaliq.

PLN UID Kaltimra optimistis tren peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara akan berlanjut, didorong oleh kesadaran masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan serta dukungan pemerintah dalam pengembangan energi bersih nasional.

TERPOPULER

TERKINI