Satu Indonesia, Balikpapan – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan bersama potensi SAR kembali menemukan dua korban tambahan dalam insiden truk bermuatan sembako yang terguling di dalam Kapal Dharma Kartika IX saat proses sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Korban kedua ditemukan pada pukul 14.45 WITA atas nama Nurlina (P/42), disusul korban ketiga pada pukul 14.50 WITA atas nama Nani (P/65).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, S.T., M.M., membenarkan temuan tersebut di LKP.
“Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dek kapal setelah dilakukan proses pencarian assessment lebih lanjut,” ujar Dody.
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan melaksanakan proses evakuasi lanjutan. Seluruh korban kemudian diserahkan kepada ambulans untuk dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, INAFIS Balikpapan, Polair Polda Kalimantan Timur, Polair Polresta Balikpapan, Lanal Balikpapan, Brimob Polda Kalimantan Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, KSOP Balikpapan, KP3 Pelabuhan Balikpapan, Balai Karantina dan Kesehatan Balikpapan, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, serta PMI Kota Balikpapan. Seluruh unsur bersinergi secara terpadu guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, cepat, dan sesuai prosedur keselamatan.
“Dengan ditemukannya dua korban tambahan tersebut, maka total korban dalam kejadian kecelakaan dengan penanganan khusus ini berjumlah enam orang, dengan tiga orang korban selamat yang sudah dievakuasi sebelumnya ke RS. Bhayangkara Balikpapan dan tiga orang korban meninggal dunia,” tambah Dody.
Dengan telah ditemukannya seluruh korban dan selesainya proses assessment lanjutan, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR selanjutnya kembali ke satuan masing-masing dan melanjutkan kesiapsiagaan.

