Satu Indonesia, Balikpapan – Stabilitas keamanan Kota Balikpapan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) diyakini akan tetap terjaga meski terjadi pergantian kepemimpinan di tubuh Polresta Balikpapan.
Keyakinan tersebut disampaikan Kapolresta Balikpapan sebelumnya, Kombes Pol Anton Firmanto, saat menghadiri acara serah terima jabatan Kapolresta di Mapolda Kalimantan Timur, Rabu (8/1/2026).
Anton menyampaikan bahwa tongkat estafet kepemimpinan yang kini dipegang oleh Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy merupakan kelanjutan dari proses penguatan institusi dan pelayanan kepolisian di Balikpapan.
Menurutnya, latar belakang pengalaman Jerrold menjadi modal penting dalam menjaga keamanan kota yang memiliki peran strategis bagi pembangunan nasional.
“Saya meyakini Polresta Balikpapan akan terus berkembang menjadi institusi yang profesional dan responsif di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jerrold. Pengalaman beliau menjadi kekuatan dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif,” ujar Anton.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas selama masa jabatannya bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai sangat krusial mengingat Balikpapan menjadi salah satu pintu utama pergerakan orang dan barang menuju kawasan IKN.
“Keamanan Balikpapan adalah hasil kerja bersama. Karena itu, kebersamaan dan soliditas lintas sektor harus terus dirawat dan ditingkatkan,” katanya.
Anton juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan warga Kota Balikpapan atas dukungan yang diberikan selama ia menjabat. Ia memohon doa restu untuk melanjutkan tugas pengabdian selanjutnya, termasuk mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri.
Sementara itu, Kapolresta Balikpapan yang baru, Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pola kerja kolaboratif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menilai peran aktif seluruh elemen daerah menjadi kunci utama menciptakan rasa aman yang berkelanjutan.
“Kami akan melanjutkan sinergi yang sudah terbangun dengan Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Dukungan semua pihak sangat kami harapkan agar Balikpapan tetap aman dan nyaman,” ujar Jerrold.
Ia menambahkan, tantangan Balikpapan ke depan akan semakin kompleks seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat akibat pembangunan IKN. Oleh karena itu, pendekatan preventif, humanis, dan profesional akan menjadi prioritas Polresta Balikpapan.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan tidak hanya menjaga kesinambungan stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota strategis yang aman, tertib, dan siap mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara.

