Senin, Juni 1, 2026
No menu items!

Raker dengan OIKN dan DPD RI, Bupati Paser: Bendungan Lambakan Punya Posisi Stategis

Nusantara, Satu Indonesia – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar Rapat Kerja dengan Wakil Ketua DPD RI Bidang Perekonomian dan Pembangunan bersama Anggota Sub Wilayah Timur I, Gubernur Kalimantan Timur, serta para Wali Kota dan Bupati se-Kaltim pada Kamis (21/11/2025).

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli turut menghadiri raker yang membahas sinergi pembangunan wilayah Kalimantan Timur dalam mendukung percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara serta penguatan konektivitas antar daerah.

Dihadapan Wakil Ketua DPD RI Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tamsil Limrung dan Anggota Sub Wilayah Timur I, Ketua BKSP DPD RI Gusti Farid Hasan Aman, Wakil Ketua Komite DPD RI Sinta Rosma Yenti, dan Daud Yordan, Fahmi berkesempatan menyampaikan terkait posisi strategis bendungan Lambakan yang sempat masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) kala pandemi Covid 19 masih merebak luas.

“Itu (Bendungan Lambakan) membawahi dua Kabupaten,” ungkap Bupati Paser di Kantor Kemenko 3, IKN.

Bahkan bendungan Lambakan yang terletak di Kecamatan Longkali dan berbatasan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara itu, tambah Fahmi, berpotensi menjadi sumber energi terbarukan lantaran bisa menghasilkan 18,8 Mega Watt energi listrik.

“Kemudian bisa mereduksi banjir di hilir hingga 40 persen,” tambahnya.

Demikian pula untuk potensi air baku, Bupati menyebut, kapasitasnya bisa mencapai 5.000 liter perdetik.

“Dan itu semua sudah ada kajiannya,” tegas Fahmi menimpali.

OIKN paparkan progres pembangunan tahap kedua

Otorita IKN memaparkan progres pembangunan tahap kedua. Dimana kali pembangunan fokus pada kawasan legislatif dan yudikatif yang terdiri dari tiga batch pekerjaan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan komitmen pemerintah pusat melalui terbitnya Perpres 79/2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah 2025 dalam rapat koordinasi ini.

Menurut Basuki, Perpres 79/2025 menambah percaya diri kami bahwa IKN pasti akan berlanjut.

“Ditambah lagi Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui anggaran pembangunan IKN periode 2025–2029 sebesar Rp48,8 triliun,” tegasnya.

Rapat kerja menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyampaikan usulan, sinkronisasi program pembangunan, serta strategi percepatan pembangunan wilayah Timur I sebagai bagian dari dukungan terhadap IKN.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser juga menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung pembangunan IKN yang diharapkan menjadi pusat pemerintahan baru sekaligus motor pertumbuhan ekonomi regional.(ADV/Paser)

(MH/SU)

TERPOPULER

TERKINI

10 Jus Sehat Ampuh Turunkan Berat Badan, Wajib Coba!

Samarinda, Satu Indonesia – Bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih, pasti akan mencoba berbagai cara untuk menurunkannya. Mulai dari olahraga, membatasi asupan makanan,...