Rabu, Oktober 28, 2026
No menu items!

Rehabilitasi Sumur di Baru Ulu Berhasil, Debit Air Naik hingga 15 Liter per Detik

Balikpapan, Satu Indonesia – Upaya Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) dalam memperkuat pasokan air bersih di wilayah padat penduduk mulai menunjukkan hasil positif.

Rehabilitasi sumur di kawasan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, kini mampu menghasilkan debit air antara 12 hingga 15 liter per detik. Tambahan pasokan ini diharapkan dapat memperluas layanan air bersih, terutama bagi warga Kampung Baru dan sekitarnya.

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menegaskan bahwa rehabilitasi sumur tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keandalan sistem penyediaan air bersih kota.

“Ini adalah salah satu langkah nyata kami dalam merehabilitasi sumur-sumur lama untuk menambah debit air di wilayah padat penduduk seperti Kampung Baru. Alhamdulillah, hasilnya cukup baik dengan debit mencapai 12–15 liter per detik. Tambahan ini akan meningkatkan cakupan layanan air bersih di kawasan tersebut,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Yudhi menjelaskan, kapasitas produksi terpasang di wilayah Kampung Baru sebenarnya mencapai sekitar 50 liter per detik. Namun, selama ini hanya mampu beroperasi pada kisaran 19–20 liter per detik. Dengan tambahan debit dari sumur yang direhabilitasi, kapasitas distribusi diperkirakan meningkat hingga 9 persen. PTMB juga berencana melakukan perbaikan jaringan pipa, khususnya di kawasan Batu Arang yang kerap mengalami kebocoran akibat illegal tapping.

“Mudah-mudahan seluruh program berjalan sukses. Insya Allah, pada tahun 2026 cakupan layanan air bersih di Kampung Baru akan meningkat dan keluhan masyarakat bisa berkurang,” tambahnya.

Ketua RT 23 Baru Ulu, Juhaini A.R, turut menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program ini. Ia mengatakan warga selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.

“Selama ini warga kami sudah seperti keluarga. Rumah yang memiliki sambungan PDAM menyalurkan air ke tetangga yang belum punya. Air bagi kami sama pentingnya dengan beras tanpa air, hidup terasa sulit,” ujarnya.

Dengan meningkatnya debit air dari sumur rehabilitasi tersebut, warga Baru Ulu dan Kampung Baru berharap persoalan air bersih yang telah berlangsung hingga 15 tahun segera teratasi. Mereka juga menantikan percepatan pemasangan sambungan baru agar seluruh warga dapat menikmati layanan air bersih secara merata.

TERPOPULER

TERKINI

MIF 2026 di IKN Perkuat Peluang Investasi dan Kerja Sama dengan Delegasi Internasional

Nusantara, Satu Indonesia - Pada Kamis (22/10/2026), Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 kembali digelar di Ibu Kota Nusantara.Untuk mendorong transformasi ekonomi daerah, khususnya di...