Senin, Mei 25, 2026
No menu items!

Suka Makan Ayam Setiap Hari? Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya Dulu!

Samarinda, Satu Indonesia – Sudah menjadi rahasia umum bahwa daging ayam merupakan sajian favorit bagi banyak orang, terutama anak-anak.

Tak hanya lezat, daging ayam juga fleksibel. Mau dimasak pedas, manis, gurih, atau bahkan asam—semuanya bisa! Di Indonesia sendiri, ragam olahan ayam seperti ayam bakar, ayam rica-rica, hingga opor ayam selalu jadi primadona di meja makan keluarga.

Selain rasanya yang menggoda, ayam juga dikenal sebagai sumber protein yang baik dan relatif mudah diolah. Menurut Web MD dan Healthline, makan daging ayam ternyata memiliki banyak manfaat, lho! Yuk simak!

Manfaat Daging Ayam Bagi Tubuh

1. Tulang dan Otot Lebih Kuat

Tubuh manusia butuh asam amino untuk membangun jaringan otot. Menariknya, salah satu sumber asam amino adalah protein rendah lemak yang dipunyai ayam. Oleh karena itu, daging ayam punya peran penting untuk membuat tulang dan otot lebih tangguh.

Tidak hanya itu, protein tinggi dari ayam juga bantu jaga kepadatan mineral tulang. Jadi, mengonsumsi ayam akan membantu kita mendapat otot dan tulang yang lebih kuat sehingga mengurangi risiko cedera.

2. Membuat Mood Lebih Baik

Kandungan asam amino triptofan yang dipunyai daging ayam membuat serotonin, ‘hormon kesenangan’, punya kadar tinggi di area otak.

Namun perlu diingat bahwa kadar triptofan tersebut tidaklah begitu tinggi, meski penelitian menunjukkan daging ayam dapat meningkatkan kadar serotonin jika berpadu dengan faktor lain.

3. Menjaga Berat Badan dan Kesehatan Jantung

Dengan mengonsumsi lebih banyak protein, tubuh akan merasa kenyang kendati porsi makan lebih sedikit. Oleh karena itu, daging ayam yang mengandung banyak protein jadi pilihan menarik untuk dikonsumsi saat sedang weightloss atau sekadar menjaga berat badan tubuh. Semakin ideal berat badan, faktor risiko kesehatan lain seperti jantung juga turut berkurang.


Efek Samping Makan Ayam bagi Tubuh
Diringkas dari Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM) dan Eating Well, makan daging ayam secara terus-menerus tiap harinya juga punya efek samping, yaitu:

1. Kadar Kolesterol dalam Tubuh

Daging ayam, sama seperti daging-daging merah, juga meningkatkan kadar kolesterol. Bahkan, hasil penelitian menemukan bahwasanya, kadar peningkatan kolesterol ‘jahat’ alias LDL dalam tubuh akibat daging ayam hampir sama dengan daging merah.

Di samping urusan kolesterol, umumnya, ayam yang disajikan mengandung sekitar 50% lemak. Dari angka tersebut, 30% di antaranya adalah lemak jenuh yang merangsang produksi kolesterol dalam tubuh.

2. Potensi Kehilangan Nutrisi Penting

Jika mengonsumsi ayam secara terus-menerus, tak menutup kemungkinan tubuh kekurangan nutrisi lainnya yang juga penting.

Dikutip dari EatingWell, seorang pengembang resep Mackenzie Burgessdi Cheerful Choices membenarkan hal tersebut.

“Saya sarankan untuk mengonsumsi berbagai macam protein dari sumber hewani dan nabati sepanjang minggu. Beberapa sumber hewani favorit saya termasuk salmon, udang, daging sapi yang diberi makan rumput, yogurt, dan telur. Sumber protein nabati pilihan saya adalah tahu, edamame, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Kacang-kacangan termasuk buncis, lentil, dan kacang polong dan kaya akan nutrisi penting seperti protein, serat, kalium, dan zat besi. Variasi ini akan memberi Anda keragaman nutrisi yang lebih baik dalam makanan Anda. Selain itu, makanan ini juga membuat makan menjadi menyenangkan dan mengasyikkan!” jelasnya.

3. Peningkatan Kemungkinan Kontaminasi Bakteri

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan bahwa setiap tahun, sekitar 1 juta manusia sakit karena mengonsumsi produk unggas, termasuk ayam, yang terkontaminasi bakteri.

Bahkan, studi pada 2017 lalu menunjukkan unggas sebagai penyumbang wabah dan penyakit akibat makanan tertinggi.

Tak bisa dipungkiri, proses pengolahan ayam yang tidak higienis mungkin menyebabkan sisa-sisa bakteri untuk terus bertahan. Sebut saja Campylobacter dan Salmonella. Kedua bakteri ini bisa menyebabkan diare, demam, hingga kram perut.

Bolehkah Konsumsi Ayam Setiap Hari?

Mengonsumsi ayam setiap hari sebenarnya tidak masalah, asalkan jenis dan cara pengolahannya tepat. Dikutip dari Delish, keamanan konsumsi ayam sangat bergantung pada bagaimana ayam dimasak dan dikonsumsi.

Seperti halnya makanan lain, konsumsi ayam sebaiknya dalam jumlah wajar. Terlalu banyak bisa menimbulkan efek samping, sementara terlalu sedikit bisa membuat tubuh kehilangan manfaat nutrisinya.

Jika kamu sudah terbiasa makan ayam setiap hari, laman Eating Well menyarankan untuk tetap mengimbanginya dengan sumber protein dan lemak sehat lainnya agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.

Yang tak kalah penting adalah metode memasaknya. Hindari ayam goreng atau olahan cepat saji secara berlebihan. Pilih cara yang lebih sehat seperti dipanggang, direbus, atau dibakar, dan sebaiknya buang kulitnya untuk mengurangi asupan lemak jenuh.

TERPOPULER

TERKINI