Samarinda, Satu Indonesia – Pemprov Kaltim bukan hanya akan menggratiskan biaya kuliah, namun bagi mahasiswa yang berasal dari daerah pedalaman seperti Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar) akan diringankan bebannya dengan menyiapkan tempat tinggal selama kuliah di Samarinda.
Dalam keterangannya, Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud mengatakan bahwa terdapat 384 tempat tidur di Hotel Atlet Sempaja.
“Saya kira kalau untuk tempat tinggalnya clear ya, bisa kita siapkan. Ada 384 tempat tidur di Hotel Atlet Sempaja,” ungkap Gubernur.
Rudy berandai-andai jika tempat tidur tersebut diubah menjadi model dua tempat tidur (bertingkat), maka paling tidak akan tersedia 768 tempat tidur. Dengan demikian, akan lebih banyak lagi mahasiswa yang bisa ditampung di Hotel Atlet ini.
Menurutnya, akan lebih baik jika Hotel Atlet yang telah berusia hampir 20 tahun itu dimanfaatkan untuk tempat tinggal bagi para mahasiswa yang berasal dari pedalaman Kaltim. Jikalau dimanfaatkan dengan asrama lain di kawasan itu, maka sekitar 1000 orang masih tertampung.
Bahkan, Gubernur telah melakukan pengecekan terhadap kondisi Hotel Atlet belum lama ini. Ia menilai kondisi kamar sangat memenuhi persyaratan, cukup layak dan hanya memerlukan sedikit pengecatan agar tempat itu menjadi indah kembali.
Demikian pula beberapa AC yang rusak, hanya perlu sedikit perbaikan agar bisa kembali digunakan. Disamping itu pula kawasan Sempaja ini representatif dengan Unmul.
“Jadi sangat tepat kalau disiapkan di sini,” tukasnya.
Sementara itu, Peraturan Gubernur (Pergub) soal Pendidikan Gratispol Generasi Emas tengah berproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pemprov Kaltim terus memantau progress persiapan implementasi program unggulan tersebut.
Dari laporan perkembangan Program Gratispol dibahas dalam rapat yang dipimpin Gubernur Harum dan Wagub Seno Aji dengan moderator rapat langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sri Wahyuni di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda pada Selasa (8/4)2025).
Redaksi

