Jumat, April 24, 2026
No menu items!

Empat Daerah Akan Ikuti Seleksi Calon Tuan Rumah Porprov Kaltim IX/2030

Samarinda, Satu Indonesia – Paser telah resmi menjadi tuan rumah pada Porprov Kaltim ke VIII tahun 2026. Hal ini menjadi pengalaman pertama bagi Kabupaten Paser sendiri. Dalam ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi ini, Kabupaten Paser berencana mempertandingkan 54 cabor, dan satu cabor tambahan yaitu paralayang.

Hingga saat ini, ada 28 arena yang sudah siap, sementara beberapa cabor lain masih membutuhkan pembangunan arena yaitu road race dan venue bowling. Selain itu ada cabor-cabor yang direncanakan akan digelar di luar Kabupaten Paser, diantaranya menembak, arung jeram, ski air, golf, senam, layar dan Triatlon.

Meski kesibukan mengenai penyelenggaraan Porprov Kaltim ke VIII tahun 2026 masih berlangsung, diketahui KONI Kaltim sudah mulai melakukan persiapan seleksi terkait calon tuan rumah Porprov berikutnya pada 2030.

Dari hasil Rapat Koordinasi (Rakorprov) KONI Kaltim Februari lalu, ada empat daerah yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah. Keempat daerah tersebut di antaranya, Balikpapan, Bontang, Kutai Barat (Kubar), dan Penajam Paser Utara. Dua daerah terakhir sejauh ini belum mendapat kesempatan menggelar multievent empat tahunan di Benua Etam.

Dalam keterangannya, Jum’at (7/3/2025), Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras membenarkan mengenai empat daerah yang siap menjadi tuan rumah Porprov Kaltim pada 2030 tersebut.

“Ada empat daerah yang sudah menyampaikan pengajuan secara lisan pada rakor lalu,” ucap Rusdiansyah, dikutip Jum’at (7/3/2025).

Ia melanjutkan, pihaknya akan menampungnya terlebih dulu. Keputusan akhir terkait siapa tuan rumah berikutnya akan ditentukan lewat Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim di tahun depan.

Rusdi menambahkan, untuk menjadi tuan rumah Porprov, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh kabupaten atau kota.  

“Harus ada surat pernyataan kesiapan menjadi tuan rumah dari kepala daerah setempat dalam hal ini bupati atau wali kota serta ketua DPRD setempat,” imbuhnya.

Selain itu, daerah tersebut juga sudah harus menyiapkan venue pertandingan.

“Venue ini yang penting, setiap daerah sudah harus menyiapkan venue cabor minimal 50 persen plus satu untuk memenuhi persyaratan,” pungkas ketua KONI Kaltim tersebut.

TERPOPULER

TERKINI