Balikpapan, Satu Indonesia – Pemkot Balikpapan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan saat ini tengah meningkatkan kesiapsiagaan selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.
Upaya penyiagaan 300 personel tersebutuntuk mengantisipasi potensi kebakaran dan cuaca ekstrem yang kerap terjadi selama bulan puasa.
“Kami siapkan lebih kurang 300 personel untuk pengamanan selama Ramadan 1446 Hijriah tahun ini,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Balikpapan, Usman Ali, Rabu (5/3/2025).
Ia menuturkan, aktivitas kesiapsiagaan anggota BPBD Kota Balikpapan ini tetap berjalan seperti biasa dengan sistem 12 jam kerja.
Usman Ali juga menegaskan, pihaknya sudah melakukan pemetaaan terhadap lokasi-lokasi yang rawan akan musibah bencana kebakaran di Balikpapan.
“Daerah Balikpapan Barat, memiliki risiko tertentu, begitu juga daerah timur. Ada beberapa wilayah di kota dan di wilayah utara yang perlu diwaspadai. Jadi, tetap diantisipasi secara keseluruhan,” ungkapnya.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, selama bulan ramadan terjadi dua kali musibah di bulan Ramadan.
“Kalau tahun lalu ada sekitar dua kejadian kebakaran, terjadi di tengah Ramadan. Namun, di awal dan akhir Ramadan tidak ada kejadian,” terang Usman Ali.
Sementara untuk tahun 2025 ini, kata dia, BPBD Kota Balikpapan mencatat sudah ada dua insiden kebakaran yang terjadi di Kota Balikpapan.
Pertama adalah kejadian kebakaran lahan di Jalan Mukmin Faisyal, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kamis (6/2/2025).
Lalu, untuk yang kedua pada bulan yang sama, kebakaran melahap gudang di Jalan Penggalang, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota, Kamis (20/2/2025).
Ia juga menegaskan, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan, termasuk imbauan kepada masyarakat sebelum memasuki bulan Ramadan. Dimana, kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 27-28 Maret 2025.
“Ini sudah dilaksanakan oleh enam sektor di masing-masing kecamatan untuk mengantisipasi kebakaran dan cuaca ekstrem, baik hujan maupun panas,” tandasnya.
(MH/HL)

