Jumat, April 24, 2026
No menu items!

Ingin Kualitas Tidur Lebih Baik saat Ramadhan? Konsumsi 3 Jenis Kurma Ini!

Samarinda, Satu Indonesia – Di bulan penuh berkah ini biasanya terjadi perubahan drastis pada pola makan dan waktu tidur. Hal ini sering kali menyebabkan gangguan tidur bagi sebagian orang.

Kurangnya kualitas tidur selama menjalankan ibadah puasa dapat berdampak pada energi dan konsentrasi saat beraktivitas di siang hari. Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi alami yang dapat membantu tubuh tetap segar dan bugar selama bulan Ramadhan.

Studi dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menunjukkan bahwa kurma dapat meningkatkan kadar gula darah yang stabil tanpa menyebabkan lonjakan berlebihan. Kurma mengandung karbohidrat alami (glukosa, fruktosa, dan sukrosa) yang mudah diserap tubuh sehingga memberikan energi instan setelah berpuasa seharian.

Kurma juga kaya akan serat yang membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit yang sering terjadi saat puasa karena perubahan pola makan. Kandungan potasium dan elektrolit dalam kurma membantu tubuh menyerap cairan lebih baik. Dengan mengonsumsi kurma, maka dapat membantu mengatasi dehidrasi ringan setelah seharian tidak minum.

Nah tahukah kamu, dengan mengonsumsi kurma tertentu, kita juga akan mendapat manfaat untuk menenangkan dan meningkatkan kualitas tidur.

Beberapa jenis kurma diketahui mengandung nutrisi serta magnesium dan kalium, yang memiliki efek menenangkan pada tubuh, membantu otot dan saraf untuk rileks, yang bisa berkontribusi pada kualitas tidur yang lebih baik.​

Lantas, kurma apa saja yang direkomendasikan untuk membantu tidur lebih lelap selama Ramadan?

Berikut tiga jenis kurma yang bisa menjadi pilihan untuk mendukung istirahat yang lebih berkualitas!

Kurma Medjool

Kurma Medjool, merupakan salah satu dari ratusan varietas kurma, dikenal sebagai “buah raja”. Medjool memiliki rasa karamel yang manis dan tekstur yang kenyal.

Mereka juga tinggi vitamin dan nutrisi yang dapat berkontribusi pada manfaat kesehatan lainnya. Kurma Medjool sekarang ditanam di iklim hangat secara global.

Ilustrasi salah satu merk kurma jenis Medjool

Penelitian telah menemukan bahwa kurma Medjool dapat menawarkan manfaat kesehatan tambahan seperti menekan risiko penyakit jantung yang lebih rendah, fungsi pencernaan, dukungan sistem saraf, dan peningkatan metabolisme. Vitamin B dalam kurma Medjool, seperti asam pantotenat, folat dan niasin, membantu mengelola proses metabolisme yang mengubah makanan menjadi energi.

Penelitian menunjukkan ini dapat membantu melawan kelelahan. Studi lain menunjukkan bahwa kurma dapat mengurangi penyerapan gula dalam tubuh serta dapat membantu menurunkan kadar gula darah, yang dapat membantu dalam manajemen berat badan dan mengurangi risiko diabetes.

Kurma Deglet Nour

Jenis kurma Deglet Nour, kurma yang populer dengan nama kurma Tunisia, memiliki bentuk oval, warna cokelat muda, dan rasa manis.

Selain di negara asalnya, Tunisia, kurma ini juga dapat ditemukan di negara Timur Tengah lainnya, yaitu Aljazair. Jenis kurma ini dengan mudah termasuk paling sehat yang dapat ditemukan.

Ilustrasi salah satu merk kurma jenis Deglet Nour

Kurma ini terdapat sumber asam amino, mineral, zat besi, kalium dan vitamin yang melimpah. Kalorinya biasanya tinggi, dan kandungan lemak rendah pada kurma ini, menjadikannya suguhan bergizi dan lezat serta kaya akan serat yang membantu mengobati masalah pencernaan.

Mereka mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin D tingkat tinggi. Nutrisi ini mendukung tulang dan menjaganya tetap sehat dengan memperkuatnya.

Sementara antioksidan hadir dalam kurma, yang dapat membantu melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Kurma ini membantu mengurangi risiko gangguan mata dan meningkatkan kesehatan jantung.

Kurma Ajwa

Kurma Ajwa, atau acap kali disebut sebagai kurmanya Nabi. Kurma ajwa memiliki bentuk fisik yang khas, yaitu berwarna kehitaman, berkulit kering dan agak tebal, serta rasanya yang legit.

Sebagian besar umumnya dikonsumsi dengan kopi Arab, kurma Ajwa adalah sumber serat yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Varietas kurma ini adalah salah satu bahan terbaik untuk perkembangan otot, kesehatan otak dan vitalitas.

Ilustrasi salah satu merk kurma jenis Ajwa

Dianjurkan untuk mengonsumsi 2 hingga 3 kurma setiap hari di pagi hari atau di antara waktu makan. Kurma Ajwa juga dapat digunakan sebagai pengganti gula yang baik.

Kurma Ajwa memiliki berbagai nutrisi dan vitamin. Selain karbohidrat yang baik, kadar kalium, magnesium, dan vitamin yang tinggi juga dapat ditemukan dalam kurma Bateel Ajwa.

Ahli gizi menyarankan saat berbuka dan sahur adalah waktu yang tepat untuk mengonsumsi kurma, karena dapat menggantikan nutrisi yang hilang selama puasa, dan tidak memicu kenaikan gula darah yang signifikan. Selain itu mengonsumsi kurma secukupnya sebab kadar kalori di dalamnya cukup tinggi. 

Berdasarkan penelitian nutrisi yang dilakukan di Arab Saudi, konsumsi kurma yang tepat adalah dalam jumlah ganjil (1, 3, atau 9 buah). Maka dari itu, disarankan untuk mengonsumsi kurma sebanyak 20-25 gram saja setiap kali makan.

TERPOPULER

TERKINI