Selasa, Mei 5, 2026
No menu items!

Terjaring OTT KPK, Pj Wali Kota dan Sekda Pekanbaru Diterbangkan ke Jakarta

Pekanbaru, Satu Indonesia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbangkan Pejabat Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan Sekretaris Daerah Kota Indra Pomi Nasution beserta sejumlah pejabat lain yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ke Jakarta pada Selasa (3/12/2024).

Terpantau para pejabat tersebut dibawa ke Bandara Sultan Syarif Kasim II dengan pengawalan ketat dengan pengawalan dua mobil Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru untuk mengawal empat mobil yang membawa rombongan KPK dan pejabat yang tersandung dugaan rasuah tersebut.

Mereka tiba di VIP Lancang Kuning Bandara SSK II Pekanbaru sekitar pukul 13.35 WIB. Tampak Risnandar mengenakan sweater biru kotak-kotak dan menggunakan masker. Dia enggan menjawab pertanyaan wartawan dan hanya melontarkan kata untuk diberi jalan.

“Kasih jalan,” katanya kepada awak media saat mengerubunginya, dilansir dari Antara, Selasa (3/12/2024).

Selain Risnandar, KPK turut membawa Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengenakan jaket berwarna abu-abu. Indra Pomi pun tak melontarkan sepatah kata pun kepada awak media.

Terdapat pula dua wanita mengenakan masker yang dikawal anggota KPK masuk ke dalam ruangan transit VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK Johanis Tanak saat dikonfirmasi di Jakarta pada Senin (2/12/2024) membenarkan Pj. Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menjadi salah satu pihak yang terjaring OTT di Pekanbaru, Riau pada Senin malam.

“Iya benar, penangkapan terhadap Pj. Wali Kota Pekanbaru,” katanya.

Tanak belum memberikan keterangan soal siapa saja pihak turut terjaring operasi tersebut karena kegiatan penyidikan tersebut masih berlangsung.

“Saya belum dapat laporan selengkapnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang terjaring operasi tangkap tangan tersebut.

Penyidik KPK akan segera mengumumkan status para pihak yang terjaring operasi tersebut dalam waktu 24 jam.

“Tim KPK masih melakukan pemeriksaan selama 1 x 24 jam,” ujar Ghufron.

Redaksi

TERPOPULER

TERKINI

Inflasi Balikpapan dan PPU Melandai, BI Optimistis Tetap Terkendali

Balikpapan, Satu Indonesia — Perkembangan inflasi di Kota dan Kabupaten (PPU) pada April 2026 menunjukkan tren melandai. Kondisi ini didukung oleh normalisasi permintaan masyarakat...