Sabtu, Mei 30, 2026
No menu items!

Momen Festival Budaya Melayu, Rahmad Lantik Pengurus DMDI Kabupaten/Kota se Kaltim

satuindonesia.co.id, Balikpapan – Festival Budaya Melayu yang dilaksanakan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Kaltim resmi ditutup di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin (16/9/2024).

Momen kegiatan ini juga sekaligus dilakukan pelantikan pengurus DMDI Kabupaten / Kota se Kaltim.

Penutupan Festival dan Pelantikan ini langsung dilakukan Ketua DMDI Provinsi Kaltim H Rahmad Mas’ud, SE, ME yang juga Wali Kota Balikpapan.

Ketua DMDI Kaltim H Rahmad Mas’ud, SE, ME mengatakan, di era modern yang penuh tantangan dan globalisasi ini, maka penting untuk melestarikan budaya lokal. Dimana salah satunya dengan melaksanakan festival seperti ini mengingatkan banyak nilai nilai positif yang terkandung dalam budaya melayu

“Kami beri apresiasi kepada panitia yang melaksanakan kegiatan ini, mudahan tahun depan dikembangkan lagi,” ujarnya, Senin (16/9/2024).

Ketua DMDI Provinsi Kaltim H Rahmad Mas’ud, SE, ME yang juga Wali Kota Balikpapan saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang Festival Budaya Melayu di BSCC Dome, Balikpapan, Senin (16/9/2024) | Istimewa/HO.

Rahmad Mas’ud menjelaskan, festival ini juga menjadi ajang untuk membangun jembatan antar sesame warga melayu. Disini dapat disaksikan betapa kayanya budaya melayu mulai dari seni tari, musik, kuliner, hingga kearifan lokal.

“Dengan berakhir festival ini kami mengajak semangat budaya melayu ke dalam setiap aspek kehidupan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim mewakili Pj Gubernur Kaltim, Rahmat Ramadhan mengatakan, festival budaya melayu ini menjadi momen penting dan bermakna karena kita kembali diingatkan kekayaan budaya yang dimiliki bangsa kita khususnya budaya melayu yang merupakan salah satu pondasi beradaban di Kaltim.

Selain itu melayu bukan hanya identitas suku dan budaya, tetapi juga salah satu pengikat keragaman indonesia. Sebagai mana DMDI miliki peran penting dalam menpererat kebudayaan dan keragaman di kawasan melayu.

“Festival ini bukan hanya sekedar perayaan tapi juga wadah memperkuat jaringan kebersamaan,” ujarnya.

Dimana DMDI diharapkan menjaga nilai-nilai budaya yang luhur serta menyebarkan persaudaran di dunia, khususnya di Kaltim.

(MH/HL)

TERPOPULER

TERKINI

Susu Sapi vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Samarinda, Satu Indonesia – Susu sapi dan susu kedelai sama-sama populer sebagai minuman sehat. Susu kedelai kini banyak diperkaya kalsium sehingga kandungan nutrisinya mendekati...